Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bupati Konawe Janji Perkuat Keuangan Inklusif di Rakornas TPAKD

Bupati Konawe menegaskan komitmen menciptakan ekosistem keuangan inklusif melalui sinergi pemerintah dan lembaga keuangan saat hadiri Rakornas TPAKD.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
Bupati Konawe Janji Perkuat Keuangan Inklusif di Rakornas TPAKD📷 Yusran Akbar, Bupati Konawe (Wikimedia Commons)

Kendari, ıNarasikita - Bupati Konawe secara tegas menyatakan tekad pemerintah daerah untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengarah Kebijakan Daerah (Rakornas TPAKD), yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang keuangan dan pembangunan ekonomi. Ia menekankan pentingnya akses keuangan yang merata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan pelaku usaha mikro.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti rendahnya tingkat inklusi keuangan di wilayahnya, yang masih jauh dari target nasional. Ia menyebutkan bahwa upaya peningkatan ini tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan masyarakat dapat lebih terlibat dalam sistem keuangan formal.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah memperluas jaringan layanan perbankan dan lembaga keuangan mikro di wilayah terpencil. Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap sistem keuangan informal yang berisiko tinggi.

Pernyataan Bupati Konawe menjadi bentuk komitmen nyata terhadap transformasi ekonomi daerah berbasis inklusi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat umum dapat menikmati manfaat keuangan yang adil dan terjangkau. Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan tahan terhadap goncangan ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya