Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026

BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada bulan September 2026, BYD Atto 1 menunjukkan dominasi signifikan dalam pasar mobil listrik Indonesia dengan capaian distribusi sebanyak 4.840 unit dari pabrik ke diler. Angka ini mengukuhkan posisi model tersebut sebagai pemimpin penjualan, menjauh dari pesaing terdekat dan menunjukkan daya tarik yang kuat di kalangan konsumen. Kinerja impresif ini tidak hanya terjadi di segmen kendaraan listrik, tetapi juga meluas ke pasar mobil bensin, menunjukkan keunggulan komprehensif dari model tersebut.

Di posisi kedua, Jaecoo J5 EV mencatatkan penjualan 3.276 unit, dengan selisih 1.564 unit dari BYD Atto 1. Sementara itu, Geely EX2 menempati urutan ketiga dengan 1.890 unit. Kedua merek ini mengikuti di belakang secara signifikan, menunjukkan ketimpangan distribusi yang nyata di antara pemain utama. Di luar tiga besar, Wuling Aira EV menduduki peringkat keempat dengan 855 unit, disusul MG S5 EV dan iCAUR V23 dengan masing-masing 661 dan 500 unit.

Pasar mobil listrik Indonesia pada periode tersebut menampilkan keberagaman model dari berbagai merek. Wuling berhasil menempatkan empat produk dalam daftar 20 besar, termasuk Aira EV, Binguo EV, Darion EV, dan Cloud EV. BYD juga hadir kuat dengan tiga model, yakni Atto 1, M6 BEV, dan Atto 3. Geely dan VinFast masing-masing memiliki dua model dalam daftar, menunjukkan strategi perluasan produk yang aktif di pasar yang semakin kompetitif.

Meskipun data penjualan wholesales menggambarkan distribusi dari pabrik ke diler, bukan jumlah unit yang benar-benar dibeli konsumen akhir, angka-angka ini tetap menjadi indikator penting terhadap minat pasar. Perbedaan strategi penjualan, ketersediaan stok, serta kebijakan harga dapat memengaruhi pergerakan angka bulanan. Perkembangan selanjutnya akan menjadi ujian bagi para produsen untuk mempertahankan posisi mereka di tengah persaingan yang terus memanas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya