Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Atto 1 Puncaki Penjualan Mobil September 2026

Mobil listrik asal China, BYD Atto 1, menjadi model terlaris di Indonesia pada September 2026 dengan penjualan 4.840 unit, mengungguli berbagai model konvensional yang selama ini dominan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 14x dibuka
BYD Atto 1 Puncaki Penjualan Mobil September 2026📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada bulan September 2026, pasar otomotif nasional menunjukkan pergeseran signifikan dalam preferensi konsumen, ditandai dengan dominasi mobil listrik asal China. BYD Atto 1 berhasil menduduki peringkat pertama dalam daftar penjualan wholesales, mencatatkan angka penjualan sebanyak 4.840 unit berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Prestasi ini menandai keberhasilan model listrik dari China dalam bersaing dengan kendaraan konvensional yang telah lama menjadi pilihan utama masyarakat.

Di posisi kedua dan ketiga, dua model kendaraan niaga dan penumpang dari merek Jepang berada dalam jarak sangat dekat. Daihatsu Gran Max pikap terjual 4.145 unit, sedangkan Toyota Kijang Innova (varian Reborn dan Zenix) mencatatkan 4.143 unit, hanya berselisih dua unit. Sementara itu, Toyota Avanza menempati urutan keempat dengan 3.872 unit, menunjukkan bahwa meskipun mengalami tekanan dari produk baru, model-model andalan Jepang tetap menjadi pilihan utama bagi konsumen.

Kehadiran tiga mobil listrik asal China dalam 20 besar penjualan September 2026 menunjukkan dinamika pasar yang kian kompetitif. Selain BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 yang masing-masing terjual 3.276 unit, Geely EX2 juga masuk daftar dengan penjualan 1.890 unit. Meski dominasi merek Jepang masih kental, kenaikan signifikan pada model listrik asal Tiongkok menandakan pergeseran tren yang mulai mengarah pada mobilitas ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, penjualan wholesales pada September 2026 tercatat sebesar 79.540 unit, mengalami penurunan 2,7% dibandingkan Agustus 2026. Namun, secara tahunan, angka tersebut meningkat sekitar 28,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan retail juga menunjukkan pertumbuhan 27,4% dibandingkan September 2025, dengan total 81.243 unit terjual. Dari Januari hingga September 2026, penjualan wholesales mencapai 679.020 unit, naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan pasar yang stabil meski mengalami penurunan bulanan menunjukkan ketahanan sektor otomotif, sekaligus menggambarkan pergeseran preferensi konsumen. Kehadiran mobil listrik dari China dalam lima besar penjualan menjadi indikasi bahwa inovasi teknologi dan harga yang kompetitif mulai mengubah peta persaingan. Meski Toyota, Daihatsu, dan Suzuki tetap kuat di sektor penumpang dan niaga, dominasi model konvensional kini mulai diuji oleh produk-produk baru yang menawarkan alternatif lebih modern.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya