Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Buka Akses Flash Charging untuk Semua Merek Mobil Listrik

BYD menegaskan infrastruktur pengisian daya cepat Flash Chargingnya terbuka bagi semua merek kendaraan listrik di Indonesia, demi percepatan ekosistem EV nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 15.32 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 51x dibuka
BYD Buka Akses Flash Charging untuk Semua Merek Mobil Listrik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - BYD secara tegas menyatakan bahwa jaringan pengisian daya super cepat Flash Charging miliknya tidak terbatas untuk kendaraan produksi mereka sendiri atau merek tertentu. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh di Tanah Air. Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menegaskan bahwa akses terhadap teknologi pengisian cepat tersebut dibuka secara inklusif bagi seluruh merek EV yang beroperasi di Indonesia.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Eagle menekankan bahwa kehadiran Flash Charging bukan hanya soal produk, melainkan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun infrastruktur pendukung yang komprehensif. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai penyedia layanan stasiun pengisian (CPO) akan menjadi kunci untuk mencapai cakupan nasional yang luas. Dengan demikian, sistem ini dirancang sebagai aset publik yang dapat dimanfaatkan secara merata oleh semua pemilik kendaraan listrik.

Meski terbuka untuk semua merek, kecepatan pengisian daya optimal hingga 9 menit hanya dapat dicapai oleh kendaraan yang dilengkapi dengan baterai blade generasi kedua milik BYD. Richard Li, Flash Charging Director BYD Asia Pacific Auto Sales Division, menjelaskan bahwa kendaraan dari merek lain tetap dapat menggunakan stasiun tersebut, namun efisiensi pengisian bergantung pada kapasitas daya yang mampu diserap oleh baterai kendaraan tersebut. Meski begitu, output daya tinggi dari Flash Charging BYD tetap memberikan keunggulan dibandingkan pengisian DC standar.

Pembukaan akses ini diharapkan menjadi pemicu utama dalam mempercepat adopsi mobil listrik di Indonesia. Dengan infrastruktur yang lebih inklusif dan terjangkau, harapan besar diletakkan pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik serta percepatan transformasi transportasi berkelanjutan di seluruh wilayah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya