Rabu, 7 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Haka Kendari Gelar Uji Coba Berkendara untuk Pemilik Mobil LCGC dan MPV

Event uji coba kendaraan listrik BYD di Kendari menarik minat pemilik Agya, Ayla, Brio, dan Xpander dengan pengalaman berkendara tanpa emisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Puluhan pemilik mobil murah dan kompak seperti Agya, Ayla, Brio, serta Xpander di Kota Kendari berkesempatan merasakan langsung performa kendaraan listrik melalui ajang uji coba yang diselenggarakan oleh BYD Haka Kendari. Acara yang digelar di area terbuka kota ini menawarkan pengalaman berkendara tanpa suara bising, tanpa emisi, dan dengan akselerasi responsif yang berbeda dari mobil konvensional. Peserta diajak menjajal fitur utama seperti sistem pengereman regeneratif dan tenaga listrik yang responsif di berbagai kondisi jalan.

Kegiatan ini tidak hanya berupa demonstrasi teknis, tetapi juga menjadi ruang edukasi mengenai keunggulan mobil listrik dalam konteks mobilitas perkotaan yang semakin ramai. Banyak peserta menyampaikan kekaguman terhadap kenyamanan berkendara, terutama saat melintasi jalan menanjak dan padat lalu lintas. Seorang peserta yang sebelumnya menggunakan Agya menyatakan bahwa pengalaman berkendara di BYD memberikan perasaan lebih ringan dan lebih tenang dibandingkan mobil konvensional yang biasa dikendarainya.

Kepala program BYD Haka Kendari menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan mobil listrik secara nyata kepada masyarakat yang masih ragu mengadopsi teknologi baru. Dengan menghadirkan model yang familiar di pasar lokal, seperti Agya dan Xpander, pihaknya ingin menunjukkan bahwa transisi ke kendaraan ramah lingkungan tidak harus berarti meninggalkan gaya hidup dan preferensi mobil yang sudah dikenal. Uji coba ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Sulawesi Tenggara.

Pihak penyelenggara menilai antusiasme peserta cukup tinggi, terutama dari kalangan muda dan pengguna mobil keluarga. Mereka menekankan bahwa mobil listrik bukan sekadar tren, melainkan solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan dukungan infrastruktur pengisian daya yang terus dikembangkan, BYD optimistis mobil listrik bisa menjadi pilihan utama di wilayah tersebut dalam lima tahun ke depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya