Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Percepat Produksi Baterai Blade Gen 2 di Subang

BYD memastikan produksi baterai Blade generasi kedua akan dilakukan secara lokal di pabrik Subang, Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar mobil listrik di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
BYD Percepat Produksi Baterai Blade Gen 2 di Subang📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif elektrik BYD memperkuat komitmen lokalnya dengan menempatkan produksi baterai Blade generasi kedua di fasilitas pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dan mempercepat distribusi kendaraan listrik canggih ke konsumen dalam negeri. Keberadaan fasilitas produksi dalam negeri diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor komponen kritis.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, secara resmi mengonfirmasi rencana produksi lokal tersebut saat berbincang dengan awak media di Jakarta. Ia menegaskan bahwa teknologi baterai unggulan ini akan menjadi fondasi utama dalam lini produk BYD yang dipasarkan di Tanah Air. Selain Blade Gen 2, BYD juga mempertimbangkan perakitan sebagian besar model kendaraan secara lokal demi memperkuat keberlanjutan operasional dan daya saing produk di pasar domestik.

Baterai Blade generasi kedua diklaim mampu menopang pengisian daya dari 10 hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit melalui sistem Flash Charging. Teknologi ini telah diimplementasikan pada beberapa model seperti M6 dan Z9GT, serta akan segera meluas ke Atto 2. Saat ini, pabrik Subang telah memproduksi Atto 1, M6 PHEV dan EV, serta New D9, dengan rencana penambahan lini produksi untuk mendukung ekspansi model baru.

BYD juga membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai korporasi dan pemangku kepentingan untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan pendekatan kolaboratif, perusahaan berharap dapat mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam transisi energi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya