BYD Percepat Produksi Baterai Blade Gen 2 di Subang
BYD memastikan produksi baterai Blade generasi kedua akan dilakukan secara lokal di pabrik Subang, Jawa Barat, sebagai bagian dari strategi ekspansi pasar mobil listrik di Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif elektrik BYD memperkuat komitmen lokalnya dengan menempatkan produksi baterai Blade generasi kedua di fasilitas pabrik mereka di Subang, Jawa Barat. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dan mempercepat distribusi kendaraan listrik canggih ke konsumen dalam negeri. Keberadaan fasilitas produksi dalam negeri diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada impor komponen kritis.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, secara resmi mengonfirmasi rencana produksi lokal tersebut saat berbincang dengan awak media di Jakarta. Ia menegaskan bahwa teknologi baterai unggulan ini akan menjadi fondasi utama dalam lini produk BYD yang dipasarkan di Tanah Air. Selain Blade Gen 2, BYD juga mempertimbangkan perakitan sebagian besar model kendaraan secara lokal demi memperkuat keberlanjutan operasional dan daya saing produk di pasar domestik.
Baterai Blade generasi kedua diklaim mampu menopang pengisian daya dari 10 hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit melalui sistem Flash Charging. Teknologi ini telah diimplementasikan pada beberapa model seperti M6 dan Z9GT, serta akan segera meluas ke Atto 2. Saat ini, pabrik Subang telah memproduksi Atto 1, M6 PHEV dan EV, serta New D9, dengan rencana penambahan lini produksi untuk mendukung ekspansi model baru.
BYD juga membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai korporasi dan pemangku kepentingan untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan pendekatan kolaboratif, perusahaan berharap dapat mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam transisi energi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

