BYD Perluas Penjualan Kei Car Racco ke Sri Lanka dan Makau
BYD memperluas distribusi kei car listrik Racco ke Sri Lanka dan Makau, setelah mencatatkan 10.000 unit terjual di Jepang sejak 2023.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, secara resmi mengumumkan ekspansi pasar untuk mobil listrik kecil Racco ke wilayah luar Jepang, dengan fokus awal pada Sri Lanka dan Makau. Peluncuran perdana di dua lokasi tersebut direncanakan dalam waktu dekat, menyusul pencapaian signifikan dalam distribusi domestik. Seremoni pengiriman ke-10.000 unit di dealer BYD di Hiratsuka, Prefektur Kanagawa, menjadi momen penting untuk menandai penetrasi pasar yang kuat di negara yang memiliki standar kendaraan khusus seperti kei car.
Racco, yang mulai dijual di Jepang sejak 28 Juli 2026, merupakan kei car listrik pertama dari produsen asing yang dirancang khusus mengikuti standar lokal. Mobil ini tersedia dalam tiga varian—200, 300Plus, dan 300Premium—dengan harga mulai dari 2,145 juta yen (sekitar Rp243,8 juta) hingga 2,497 juta yen (Rp283,8 juta), termasuk pajak. Setiap varian mendapatkan subsidi pemerintah sebesar 150.000 yen (Rp17 juta) untuk kendaraan listrik.
Dengan dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 2.520 mm, Racco menawarkan ruang bagasi fleksibel hingga 1.372 liter berkat kemampuan melipat kursi baris kedua. Varian 200 dilengkapi baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 22,4 kWh dengan jarak tempuh 210 km berdasarkan standar WLTC Jepang, sementara varian 300 menggunakan baterai 35,84 kWh dengan jarak tempuh maksimal 320 km. Teknologi Cell to Body (CTB) menyatu dengan struktur bodi, sementara 70 persen sasis menggunakan baja berkekuatan tinggi.
Wakil Presiden BYD, Liu Xueliang, menyatakan bahwa permintaan terhadap Racco telah melampaui ekspektasi, dengan jumlah pemesanan kumulatif mendekati 2.000 unit hanya dalam dua bulan setelah peluncuran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi fondasi untuk ekspansi global, sambil terus memperkuat jaringan penjualan dan layanan purnajual. BYD berencana memperluas distribusi ke negara-negara lain dengan setir kanan, dengan memantau respons pasar secara ketat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dealer Mobil Tetap Relevan di Era Digital
Meski pembelian mobil semakin banyak dilakukan secara online, dealer tetap diperlukan untuk layanan test drive, konsultasi, dan purnajual yang tidak bisa digantikan oleh digital.
6 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Industri Mobil Listrik dengan TKDN 80 Persen Tahun 2030
Pemerintah menetapkan target TKDN 80 persen untuk mobil listrik pada 2030 sebagai langkah strategis membangun ekosistem lokal berbasis nikel.
6 Oktober 2026

Tekanan Ban Ideal untuk Mobil dan Motor, Ini Rekomendasinya
Penyesuaian tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan penting untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar kendaraan.
6 Oktober 2026

Honda Uji Coba Pengisian Listrik Mobil Saat Melaju di Jalan Tol
Honda mengembangkan sistem pengisian daya nirkabel dinamis untuk mobil listrik saat bergerak, dengan uji coba rencananya dilakukan di jalan tol Jepang mulai 2027.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya

6 Makanan Pendukung Kesehatan Lambung Secara Alami
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA

STNK Digital Berlaku Sama Seperti Fisik, Siap Digunakan Saat Razia
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.08 WITA
Hiu Raksasa Terdampar di Kanal Busan Diamankan Setelah Dua Minggu
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.07 WITA

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.06 WITA

WhatsApp Uji Coba Fitur Batasi Akses Obrolan
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Modena Perkenalkan Langganan Mesin Cuci Tanpa Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

Ilmuwan Belgia Francis Halzen Menangkan Nobel Fisika 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 09.05 WITA

