Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Tarik 32 Ribu Unit Pikap di Australia Akibat Risiko Ban Serep Terlepas

Perusahaan otomotif China BYD menarik kembali 32.009 unit pikap Shark 6 di Australia karena potensi ban serep terlepas saat berkendara, dengan perbaikan gratis dilakukan melalui penggantian komponen dudukan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 15.23 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 7x dibuka
BYD Tarik 32 Ribu Unit Pikap di Australia Akibat Risiko Ban Serep Terlepas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - BYD mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap seluruh unit pikap Shark 6 yang telah diedarkan di pasar Australia. Langkah ini diambil setelah ditemukan risiko keamanan serius, yaitu kemungkinan ban serep terlepas saat kendaraan sedang melaju. Total kendaraan yang terdampak mencapai 32.009 unit, meliputi semua varian yang dipasarkan, termasuk Premium, Performance, dan Dynamic.

Masalah muncul dari kabel penyangga ban serep yang berpotensi mengalami keausan tidak normal akibat faktor-faktor teknis, seperti pemasangan yang tidak tepat, posisi dudukan yang tidak sesuai, atau kekencangan baut yang tidak memenuhi standar. Gesekan berulang selama perjalanan dapat mengakibatkan kabel putus, sehingga ban serep terlepas dan membahayakan pengguna jalan lain.

Perusahaan telah mengimbau pemilik kendaraan untuk segera melepas ban serep dari dudukannya hingga perbaikan dilakukan. Proses perbaikan akan dilakukan secara gratis, dengan penggantian komponen dudukan ban serep yang rusak. Pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar 30 menit, namun durasi bisa berbeda tergantung antrean di bengkel resmi.

BYD telah memulai komunikasi langsung dengan pemilik kendaraan melalui email dan aplikasi resmi perusahaan. Konsumen juga dapat memeriksa status kendaraan mereka secara mandiri melalui situs informasi recall resmi BYD. Kejadian ini merupakan salah satu penarikan kendaraan terbesar yang dilakukan BYD di Australia, setelah sebelumnya pada 2022 sempat menghentikan sementara penjualan model Atto 3 karena ketidaksesuaian standar keselamatan jangkar kursi anak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya