Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cadangan Devisa Indonesia Tetap Terjaga di Angka US$146,3 Miliar

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat sebesar US$146,3 miliar, mengalami penurunan tipis US$200 juta dari bulan sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 09.17 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Cadangan Devisa Indonesia Tetap Terjaga di Angka US$146,3 Miliar📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir bulan September 2026 dipertahankan pada angka 146,3 miliar dolar AS, menunjukkan stabilitas meski mengalami penurunan ringan dibandingkan posisi akhir Agustus 2026 yang berada di 146,5 miliar dolar AS. Penurunan ini terutama disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah yang jatuh tempo serta penarikan pinjaman luar negeri, sebagaimana dijelaskan oleh perwakilan Bank Indonesia dalam keterangan resmi.

Dalam kondisi pasar keuangan global yang masih dinamis dan penuh ketidakpastian, kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan oleh bank sentral turut berkontribusi terhadap pergerakan cadangan devisa. Namun, penurunan tersebut tidak mengindikasikan tekanan signifikan terhadap ketahanan eksternal, karena cadangan tetap berada di atas ambang kecukupan internasional yang ditetapkan sebesar tiga bulan impor.

Cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan jika memasukkan pembayaran utang luar negeri pemerintah, menunjukkan keseimbangan yang kuat dalam struktur ekonomi luar negeri. Angka ini menjadi bukti bahwa sistem keuangan dan stabilitas makroekonomi tetap terjaga, mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.

Bank Indonesia menegaskan bahwa ke depan, ketahanan sektor eksternal akan terus didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta arus masuk modal asing yang stabil. Hal ini didorong oleh persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi Indonesia dan imbal hasil investasi yang tetap kompetitif. Upaya sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat eksternal secara berkelanjutan akan terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya