Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menekankan pentingnya anggaran pemberdayaan untuk penerima bantuan sosial guna kurangi ketergantungan dan tingkatkan kemandirian ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Cak Imin Dorong Pemberdayaan bagi Penerima Bansos📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, atau akrab disapa Cak Imin, menegaskan perlunya alokasi anggaran khusus untuk program pemberdayaan yang menyasar penerima bantuan sosial. Ia menilai bahwa bantuan semata tidak cukup untuk mengatasi kemiskinan jangka panjang, melainkan harus diimbangi dengan kesempatan ekonomi yang berkelanjutan. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya menerima, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi mandiri.

Dalam pernyataannya, Cak Imin menekankan bahwa program pemberdayaan harus menjadi bagian integral dari kebijakan penanggulangan kemiskinan. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara bantuan sosial dengan akses pekerjaan, pelatihan usaha, pembiayaan, dan pemanfaatan potensi lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan jumlah penerima bansos dapat terus berkurang dari waktu ke waktu.

Ia menyampaikan bahwa data terkini menunjukkan tingkat kemiskinan telah turun dari 9 persen menjadi 8 persen. Target jangka menengah adalah menurunkan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun ini, serta mempertahankan angka kemiskinan nasional di bawah 5 persen pada tahun 2029. Kebijakan ini, menurutnya, harus dibarengi dengan upaya nyata dalam membuka peluang bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Cak Imin menekankan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya berupa dana, tetapi juga peningkatan kapasitas, kualitas produk, akses bahan baku, serta pemanfaatan teknologi. Ia menilai kolaborasi antar sektor—termasuk kementerian yang membidangi UMKM dan ekonomi kreatif, serta pemerintah desa—sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha. Dengan demikian, UMKM dapat berkembang, meningkatkan daya saing, dan menjadi pilar ekonomi yang stabil bagi masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya