Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Chongqing Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Konsumsi Global

Chongqing mempercepat transformasi menjadi pusat konsumsi internasional dengan memadukan warisan budaya, inovasi ritel, dan infrastruktur global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 17.57 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Chongqing Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Konsumsi Global📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Chongqing, kota yang terletak di tengah pegunungan dan sungai di wilayah barat Tiongkok, kini menegaskan posisinya sebagai pusat konsumsi skala global. Dengan memanfaatkan lanskap alam unik dan warisan sejarah, kota ini menghadirkan pengalaman belanja dan wisata yang berbeda dari kota lain. Tempat-tempat seperti gua pertahanan udara yang direnovasi kini menjadi pusat hiburan dan kuliner, menawarkan suasana imersif dengan suhu stabil dan kapasitas hingga 1.300 pengunjung, menjadi daya tarik utama wisatawan domestik maupun asing.

Peningkatan signifikan dalam aktivitas konsumsi tercatat pada tahun 2025, ketika total penjualan ritel barang konsumsi mencapai 1,67 triliun RMB—angka tertinggi di antara kota-kota Tiongkok—sekaligus menyambut lebih dari 500 juta kunjungan per tahun. Penguatan sektor manufaktur, khususnya kendaraan listrik, sepeda motor, dan perangkat elektronik, menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada permintaan ritel dan layanan. Chongqing juga meraih posisi teratas dalam peringkat ekonomi malam nasional selama empat tahun beruntun, menunjukkan ketahanan dan dinamika pasar yang tinggi.

Kehadiran lebih dari 2.800 merek lokal dan global, termasuk 325 perusahaan Fortune Global 500 yang memilih Chongqing sebagai basis operasi pertama di wilayah barat, mencerminkan daya tarik ekonomi yang kuat. Integrasi antara perdagangan, budaya, dan pariwisata diperkuat melalui pengembangan rute wisata premium, seperti pelayaran Sungai Yangtze, eksplorasi kawasan tinggi rendah, serta layanan kesehatan berbasis air panas. Sebanyak 17 rute wisata nasional telah dipromosikan secara global, mendukung visi kota sebagai jembatan antara pasar Tiongkok dan dunia.

Infrastruktur perdagangan internasional turut mendukung transformasi ini, dengan koneksi melalui China-Europe Railway Express dan Koridor Perdagangan Darat-Laut Baru. Sistem visa, pembayaran digital, dan kebijakan pengembalian pajak yang disederhanakan semakin mempermudah kunjungan wisatawan asing. Dalam lima tahun terakhir, 30 kawasan komersial utama telah dikembangkan, serta 100 pengalaman konsumsi baru diluncurkan di sepanjang tepian sungai, tebing, dan atap bangunan, mengubah ruang kota menjadi ruang interaksi ekonomi yang kreatif.

Monumen Pembebasan, sebagai salah satu kawasan komersial nasional terbaik bagi wisatawan asing, menjadi simbol bagaimana sejarah dan budaya dapat dijadikan aset ekonomi. Dengan kombinasi cakrawala kota yang spektakuler, kuliner kaki lima yang hidup, dan layanan konsumen yang semakin canggih, Chongqing terus bergerak menuju visi sebagai pusat konsumsi internasional yang inklusif dan berkelanjutan—membuka pintu bagi dunia dan memperkenalkan potensi pasar Tiongkok secara luas.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya