Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danantara Percepat Penyederhanaan 700 BUMN, Sasaran Laba Rp 334 Triliun

Danantara menyatakan telah menyelesaikan penyederhanaan 364 BUMN hingga Oktober 2026, dengan target penutupan total 700 perusahaan menjelang akhir tahun, sekaligus menargetkan laba bersih BUMN mencapai Rp 334 triliun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
Danantara Percepat Penyederhanaan 700 BUMN, Sasaran Laba Rp 334 Triliun📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melaporkan progres signifikan dalam program penyederhanaan perusahaan milik negara, dengan sebanyak 364 entitas telah dinyatakan selesai dalam proses streamlining hingga bulan Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memaksimalkan nilai aset BUMN yang saat ini dikelola.

Dengan momentum yang terus menguat, Danantara menargetkan penutupan atau penyederhanaan sebanyak 700 perusahaan hingga akhir Desember 2026. Percepatan ini didukung oleh komitmen penuh dari manajemen dan koordinasi lintas kementerian, guna mewujudkan transformasi struktural yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Di sisi keuangan, pencapaian ini turut mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan pelat merah secara keseluruhan. Danantara menetapkan target laba bersih untuk seluruh BUMN mencapai Rp 334 triliun pada akhir tahun ini. Angka tersebut dianggap refleksi dari kinerja yang lebih solid dan pengelolaan yang lebih terukur.

Pernyataan ini disampaikan oleh CEO Danantara, Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, dalam kesempatan di Istana Negara. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemangkasan, melainkan upaya sistematis untuk memperkuat daya saing BUMN dalam ekosistem ekonomi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya