Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air

Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah dan pelaku industri diharapkan mempertimbangkan kemandirian energi dan air dalam perencanaan proyek data center berskala besar, terutama yang menyerap daya listrik lebih dari 500 megawatt. Managing Director Danantara Investment Management, Stefanus Ade Hadiwidjaja, menegaskan pentingnya pendekatan proaktif dalam mengelola kebutuhan energi agar tidak mengganggu kebutuhan industri dan masyarakat umum. Ia menyarankan konsep *Bring Your Own Energy* sebagai prinsip utama bagi proyek yang melebihi ambang kapasitas tersebut.

Dalam pertemuan di Jakarta, Stefanus menekankan bahwa keberlanjutan investasi digital harus sejalan dengan kelayakan bisnis dan kepentingan nasional. Ia menyoroti bahwa jika proyek tetap bergantung pada jaringan listrik PLN, tarif yang diterapkan harus memungkinkan perusahaan listrik tetap beroperasi secara berkelanjutan. Hal ini menunjukkan komitmen Danantara terhadap pendekatan investasi yang berimbang antara keuntungan ekonomi dan keberlanjutan infrastruktur.

Selain energi, perhatian juga diberikan pada pengelolaan air. Stefanus mendorong penggunaan sistem sirkulasi tertutup dan teknologi pengolahan air maupun desalinasi untuk meminimalkan konsumsi air baru. Dengan menerapkan sistem *closed-loop water system*, air dapat diproses dan digunakan kembali, sehingga mengurangi tekanan terhadap sumber air lokal. Pendekatan ini dinilai krusial dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung operasional yang efisien.

Danantara melihat potensi besar dari pengembangan infrastruktur digital Indonesia, khususnya dalam ranah kecerdasan buatan. Sejumlah proyek besar kemungkinan akan diumumkan atau menandatangani kesepakatan pada The New Asia Forum di Bali pada Desember 2026. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah strategis untuk menghadirkan investasi yang berdampak luas, baik dari segi penciptaan lapangan kerja maupun penguatan infrastruktur digital nasional.

Kunci keberhasilan proyek besar, menurut Danantara, bukan hanya terletak pada nilai investasi, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur pendukung, keberlanjutan lingkungan, dan dampak ekonomi jangka panjang. Dengan pendekatan yang komprehensif, investasi di bidang data center dan AI dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang seimbang, berkelanjutan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya