Demonstran Pro-Palestina Blokir Jalan di New York Usai Pidato Netanyahu
Ratusan warga menolak pidato Netanyahu di PBB dengan aksi blokade dan spanduk di Manhattan, menekankan kekejaman perang Gaza dan menyerukan penangkapan perdana menteri Israel.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 17.36 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ratusan demonstran pro-Palestina menggelar aksi di kawasan Manhattan, New York, pada Kamis (24/9/2026), menyusul pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Aksi tersebut berlangsung di dekat kantor PBB, dengan para peserta memblokir First Avenue sebagai bentuk protes terhadap kebijakan militer Israel di Gaza. Mereka menyoroti dampak humaniter dari konflik yang menewaskan puluhan warga sipil, termasuk anak-anak, serta mengalami kelaparan akibat blokade.
Aksi yang dipimpin oleh Jewish Voice for Peace (JVP) melibatkan demonstran dari berbagai latar belakang, yang berkumpul di depan Perpustakaan Umum New York sebelum bergerak ke jalan raya. Mereka membawa bendera Palestina dan spanduk dengan tuntutan tegas seperti "New York menolak Zionisme" dan "Palestina berhak atas kebebasan – Netanyahu tidak!". Aksi ini merupakan respons terhadap narasi yang disampaikan Netanyahu di forum internasional, yang dianggap mengabaikan penderitaan rakyat Gaza.
Para peserta menekankan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah Israel bukan bentuk kebencian terhadap etnis atau agama tertentu. Seorang peserta yang beragama Yahudi menegaskan bahwa menolak Netanyahu bukan berarti menolak identitas Yahudi, melainkan menolak kebijakan yang merugikan rakyat Palestina. Ia menilai bahwa pernyataan Netanyahu yang menyebut dirinya berbicara atas nama seluruh umat Yahudi adalah penyalahgunaan representasi.
Demonstran juga mempertanyakan legitimasi kehadiran Netanyahu di PBB, terutama terkait dukungan Amerika Serikat yang terus mengalirkan bantuan militer ke Israel. Mereka menilai bahwa forum internasional seharusnya menjadi ruang untuk menegakkan hukum dan keadilan, bukan tempat memperkuat tindakan yang melanggar hukum humaniter. Tuntutan penangkapan Netanyahu pun disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tuduhan kejahatan perang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Penyu Laut Langka Bertelur di Pantai California, Pertama Kali Diamati Secara Alami
Seekor penyu laut langka berhasil bertelur di Pantai Huntington, California Selatan, menjadi catatan pertama spesies ini bertelur secara alami di sepanjang Pantai Barat Amerika Serikat.
26 September 2026

Influencer Kritis Tewas Dengan Luka Parah di Kano
Seorang aktivis media sosial asal Kano, Nigeria, ditemukan tewas dengan luka serius di kepala dan tenggorokan, menimbulkan kekhawatiran atas ancaman terhadap kebebasan berpendapat menjelang pemilu 2027.
26 September 2026

Negara Muslim Tetap Hadir Saat Netanyahu Berpidato di PBB
Sejumlah negara mayoritas Muslim memilih tetap berada di ruang sidang PBB saat Netanyahu menyampaikan pidato, meski banyak negara lain walkout akibat kritik terhadap kebijakan Israel.
26 September 2026

Wacana Kuliah Gratis Dihadapi dengan Kekhawatiran dan Harapan
Mahasiswa dari berbagai daerah menyambut wacana kuliah gratis dengan campuran harap dan skeptisisme, mengingat beban finansial yang terus membekas di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
26 September 2026
Berita Lainnya

Paspor Dibungkus Alumunium, Apakah Benar Cegah Pencurian Data?
Sabtu, 26 September 2026, 17.53 WITA

Makanan Sehat untuk Hamster: Panduan Lengkap dari Pelet hingga Camilan
Sabtu, 26 September 2026, 17.50 WITA

SIM Wajib Diperpanjang Tiap 5 Tahun, Bukan Karena Administrasi
Sabtu, 26 September 2026, 17.48 WITA

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Berlanjut Hingga Desember 2026
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mobil-mobil Legendaris Dihentikan Produksi, Harga Bekasnya Masih Kompetitif
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mengisi Baterai Semalaman: Aman atau Berisiko?
Sabtu, 26 September 2026, 17.45 WITA

Australia Bentuk Satgas Tangani Akses AI Ilegal ke Data Kesehatan
Sabtu, 26 September 2026, 17.37 WITA

Transaksi PINTU - KKI Bukan Kredit Indonesia, Ini Fakta Sebenarnya
Sabtu, 26 September 2026, 17.35 WITA

