Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Doddy Katamsi Wafat di Usia 59, Tinggalkan Jejak di Dunia Musik dan Pelatihan Vokal

Penyanyi rock senior Doddy Katamsi meninggal dunia pada 15 Oktober 2026 di usia 59 tahun, dikenang atas perannya di Elpamas dan kontribusinya sebagai pelatih vokal bagi generasi musisi Tanah Air.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 23.07 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
Doddy Katamsi Wafat di Usia 59, Tinggalkan Jejak di Dunia Musik dan Pelatihan Vokal📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Doddy Katamsi, tokoh penting dalam perkembangan musik rock Indonesia, berpulang pada Kamis, 15 Oktober 2026, di usia 59 tahun. Kabar meninggalnya disampaikan melalui media sosial oleh sesama musisi, Thomas Ramdhan, yang menyebutkan almarhum menghembuskan napas terakhir pukul 13.15 WIB di Rumah Sakit Universitas Indonesia. Sampai berita ini diturunkan, penyebab kematian belum diungkap secara resmi, namun kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi dunia musik Tanah Air.

Lahir di Jakarta pada 10 Juni 1967, Doddy tumbuh dalam lingkungan seni lewat ayahnya, aktor Amoroso Katamsi, dan ibunya, penyanyi seriosa Pranawengrum Katamsi. Minatnya pada musik rock mulai berkembang saat menempuh pendidikan SMP di Yogyakarta, terinspirasi dari band Led Zeppelin dan vokalis Robert Plant, serta Janis Joplin. Karakter vokalnya yang kuat dan mampu menjangkau nada tinggi lahir dari pengaruh musikal itu, membentuk identitas unik yang kemudian menjadi ciri khasnya di panggung.

Karier profesionalnya dimulai setelah lulus SMA pada 1987, ketika ia bergabung dengan Elpamas, grup rock asal Pandaan, Pasuruan. Bersama band ini, ia menjadi bagian dari perjalanan musik rock Indonesia pada era 1990-an, termasuk dalam rilisan album *Tato*. Elpamas sendiri telah dikenal sejak meraih prestasi di Festival Rock se-Indonesia II pada 1985, dengan lagu “Pak Tua” karya Iwan Fals menjadi salah satu karya ikonik mereka. Meski sempat berpisah dari grup, Doddy tetap aktif dalam proyek musik lain seperti Kantata Takwa dan Seven Years Later, serta sering tampil dalam pertunjukan hommage untuk Led Zeppelin.

Selain sebagai vokalis, Doddy dikenang sebagai pelatih vokal yang berpengaruh. Ia membimbing sejumlah nama besar seperti Bams Samsons, Ari Lasso, Once Mekel, Ariel NOAH, Nicky Astria, dan Tantri Kotak. Ia juga menjadi dosen vokal dalam ajang pencarian bakat seperti Indonesian Idol dan X Factor, membimbing peserta seperti Mike Mohede, Judika, dan Mikha Angelo. Dengan pendekatan berbasis teknik dan pengalaman, Doddy mengelola Bengkel Vocal Dokat sebagai wadah pengembangan bakat vokal, yang awalnya dimulai saat ia masih kuliah.

Aktivitas kreatifnya tetap berlanjut hingga usia senja. Pada 2024, ia tampil dalam acara On The Rock Vol. 3 di Yogyakarta, menunjukkan komitmen tinggi terhadap musik rock. Ia juga pernah memimpin grup metal Lawang Pitu, menegaskan bahwa bermusik bagi dirinya adalah bentuk ekspresi berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian popularitas. Kepergian Doddy Katamsi menandai akhir dari perjalanan panjang seorang seniman yang tak hanya membentuk musik, tetapi juga membentuk generasi penerus di industri musik Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya