Dominasi Mobil PHEV China Meningkat Tajam di Pasar Indonesia
Penjualan mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) asal China melonjak 209,5% pada periode Januari-September 2026, dengan BYD M6 DM-i menjadi model terlaris.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.26 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penjualan mobil listrik plug-in hybrid (PHEV) asal Tiongkok mengalami kenaikan signifikan di Indonesia selama sembilan bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan data distribusi pabrik ke dealer, total volume penjualan mencapai 10.264 unit, melonjak drastis dari 3.316 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya preferensi konsumen terhadap kendaraan hibrida berbasis listrik dari produsen China.
Di puncak klasemen, BYD M6 DM-i mendominasi pasar dengan distribusi sebanyak 5.121 unit, jauh mengungguli pesaing lainnya. Model ini menjadi penopang utama keberhasilan BYD di segmen PHEV, menunjukkan daya tarik tinggi terhadap konsumen yang mencari alternatif kendaraan efisien dan berkelanjutan. Di posisi kedua, Chery Tiggo 8 CSH menyusul dengan distribusi 2.066 unit, sementara Tiggo 9 CSH mengantongi 550 unit, memperkuat kehadiran merek tersebut di pasar.
Sementara itu, merek-merek China lainnya seperti Jetour, Geely, Wuling, dan Jaecoo juga berhasil menempati posisi empat besar. Jetour T1 iDM mencatat 447 unit, Geely Starray EMi 364 unit, Wuling Eksion PHEV 361 unit, dan Darion PHEV 324 unit. Jaecoo J7 SHS dan J8 SHS masing-masing terdistribusi 307 dan 267 unit, sedangkan Jetour T2 iDM menutup posisi sepuluh besar dengan 184 unit.
Di sisi lain, kendaraan PHEV dari produsen Jepang dan Eropa menunjukkan performa yang lebih rendah. Mazda CX-80 PHEV menjadi model teratas dari segmen ini dengan 98 unit, diikuti DFSK E5 sebanyak 88 unit. Model premium seperti Lexus RX450h+ Luxury (45 unit), Deepal S05 REEV (29 unit), dan Volvo XC90 PHEV (8 unit) tercatat dalam jumlah yang sangat terbatas. BMW XM, Volvo XC60 PHEV, dan Lexus NX 450h+ bahkan hanya mencatat satu unit terdistribusi masing-masing.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

