Dua Tahun Pimpinan ASR, Publik Minta Transparansi Kinerja
Forum Pemuda Konawe Peduli Keadilan menilai dua tahun kepemimpinan Gubernur Sultra perlu dievaluasi secara transparan terkait pencapaian program dan penggunaan anggaran.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menjadi titik penting untuk menilai konsistensi pemerintah dalam menunaikan janji politik. Forum Pemuda Konawe Peduli Keadilan (FPKPK) menekankan bahwa periode ini bukan sekadar catatan waktu, melainkan momen penting untuk mengevaluasi realisasi program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ketua FPKPK Sultra menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai pencapaian pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan kondisi ekonomi selama dua tahun terakhir. Ia menekankan bahwa evaluasi bukan bentuk kritik pribadi, melainkan bentuk partisipasi publik dalam memastikan pemerintahan berjalan akuntabel dan sesuai kebutuhan rakyat.
Pihaknya menginginkan kebijakan pemerintah disertai data konkret dan transparansi penggunaan anggaran. Menurutnya, keberhasilan program harus dapat diukur, tidak hanya diklaim melalui pernyataan resmi. Jika ada kendala, pemerintah perlu terbuka menjelaskan alasan dan langkah perbaikan yang dilakukan.
Di tengah perjalanan memasuki tahun ketiga, FPKPK menyerukan agar program prioritas benar-benar dirasakan masyarakat di semua wilayah, termasuk daerah terpencil. Pihaknya juga mengingatkan DPRD Sultra untuk menjalankan peran pengawasan secara efektif terhadap APBD dan pelaksanaan kebijakan.
Komitmen FPKPK adalah terus mengawal kebijakan pemerintah dengan menyampaikan aspirasi publik secara terstruktur. Jika ditemukan ketidaksesuaian atau masalah serius, lembaga tersebut siap melaporkan kepada pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum, demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkeadilan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kades Mekuasseng Diduga Pukul Jurnalis hingga Tak Sadar di RS Jafar Harun
Seorang jurnalis investigasi asal Sulawesi Tenggara dilaporkan mengalami luka serius akibat penganiayaan diduga dilakukan oknum Kepala Desa Mekuasseng, kini dirawat intensif di RS Jafar Harun Kolaka Utara.
26 September 2026

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Nikel di Kolaka
Kejaksaan Agung menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di PT CNI Kolaka yang merugikan negara hingga Rp 401 miliar.
26 September 2026

Aliansi Pemuda Sultra Minta Tutup Dapur MBG Wonggeduku Pasca Temuan Bangkai Tikus
Aliansi Pemuda Sultra menggelar aksi boikot dan menuntut penutupan permanen Dapur MBG Wonggeduku pasca temuan bangkai tikus dan bau busuk dalam sidak mendadak.
26 September 2026

Kejati Sultra Didesak Tuntaskan Kasus Korupsi Tower Bank Sultra
Aliansi Ampuh mendesak Kejati Sultra menuntaskan dugaan korupsi pembangunan tower Bank Sultra senilai Rp7,7 miliar yang berawal dari temuan BPK.
26 September 2026
Berita Lainnya

Paspor Dibungkus Alumunium, Apakah Benar Cegah Pencurian Data?
Sabtu, 26 September 2026, 17.53 WITA

Makanan Sehat untuk Hamster: Panduan Lengkap dari Pelet hingga Camilan
Sabtu, 26 September 2026, 17.50 WITA

SIM Wajib Diperpanjang Tiap 5 Tahun, Bukan Karena Administrasi
Sabtu, 26 September 2026, 17.48 WITA

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Berlanjut Hingga Desember 2026
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mobil-mobil Legendaris Dihentikan Produksi, Harga Bekasnya Masih Kompetitif
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mengisi Baterai Semalaman: Aman atau Berisiko?
Sabtu, 26 September 2026, 17.45 WITA
Penyu Laut Langka Bertelur di Pantai California, Pertama Kali Diamati Secara Alami
Sabtu, 26 September 2026, 17.39 WITA

Australia Bentuk Satgas Tangani Akses AI Ilegal ke Data Kesehatan
Sabtu, 26 September 2026, 17.37 WITA

