Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dukungan Anggaran untuk Transmarin Buton Tengah Diperjuangkan

Pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan berkomitmen perjuangkan anggaran pusat untuk pembangunan Transmarin di Buton Tengah demi peningkatan konektivitas dan ekonomi daerah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 80x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah bersama Kementerian Perhubungan kini gencar memperjuangkan realisasi anggaran dari APBN untuk pembangunan jalan Transmarin di wilayah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat infrastruktur transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan aksesibilitas masyarakat di wilayah terpencil. Dengan kondisi geografis yang menantang, akses jalan yang memadai menjadi kunci untuk menghubungkan desa-desa terisolasi dengan pusat perekonomian.

Guna mendorong proses ini, Bupati Buton Tengah, Ridwan Bae, menyatakan komitmen penuh untuk bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dalam menyusun dokumen pendukung yang diperlukan. Ia menekankan bahwa Transmarin bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang yang akan membuka peluang kerja, mempercepat distribusi barang, serta menopang kemandirian ekonomi lokal. Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sebagai kunci keberhasilan proyek ini.

Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa pembangunan Transmarin di Buton Tengah telah masuk dalam rencana prioritas nasional. Upaya koordinasi intensif sedang dilakukan untuk memastikan anggaran dapat direalisasikan dalam APBN 2025. Proyek ini juga diharapkan mampu memperkuat integrasi jaringan transportasi darat di Sulawesi Tenggara, khususnya menyambungkan wilayah timur dan barat secara lebih efisien.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan kementerian terkait, harapan besar terpasang pada terwujudnya Transmarin sebagai jalur utama perekonomian di Buton Tengah. Realisasi proyek ini diharapkan menjadi stimulus utama bagi pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan konektivitas antarwilayah di kawasan Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya