Edinburgh Jadi Kota Paling Angker di Eropa untuk Perayaan Halloween
Studi terbaru menempatkan Edinburgh sebagai kota paling menyeramkan di Eropa berdasarkan kriteria arsitektur, tur hantu, permintaan wisatawan, dan waktu senja Halloween.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Edinburgh resmi dinobatkan sebagai kota paling angker di Eropa untuk perayaan Halloween, menurut laporan terbaru dari platform Iglu Cruise. Riset yang melibatkan 40 kota besar di benua Eropa menilai kota berdasarkan empat aspek utama: keberadaan arsitektur bersejarah, jumlah tur hantu, tingkat permintaan wisatawan, serta waktu matahari terbenam pada malam Halloween. Edinburgh meraih skor tertinggi dengan nilai 55,5 dari skala 100, mengungguli kota-kota lain di benua ini.
Kota yang dikenal dengan Kota Tua dan lorong-lorong bawah tanahnya ini menunjukkan dominasi dalam hal daya tarik wisata mistis. Sebanyak lebih dari 17 ribu kali tur berlabel "misteri" telah dicari oleh wisatawan di Edinburgh, menandakan tingginya minat terhadap pengalaman eksplorasi lokal legendaris. Matahari yang tenggelam sejak pukul 16.34 waktu setempat pada malam Halloween turut memperkuat suasana gelap dan mencekam, mendukung aktivitas jalan kaki eksplorasi kawasan bersejarah.
London menempati posisi kedua dengan skor 55, menawarkan lebih dari 120 tur khusus hantu yang mengunjungi landmark bersejarah seperti Benteng Tower, Whitechapel, serta area West End yang dipercaya kerap dikunjungi roh. Sementara itu, Roma mengisi posisi ketiga dengan skor 51, meski memperoleh nilai sempurna 100 dalam kriteria arsitektur bersejarah. Situs bawah tanah seperti Katakombe Appia dan Kapuisin yang dipenuhi tulang manusia menjadi daya tarik utama, namun kalah dalam keragaman paket tur mistis dibandingkan dua kota teratas.
Kota-kota lain yang masuk dalam daftar 10 teratas antara lain Prag, York, Wina, Budapest, Stockholm, Lisabon, dan Brasov. Keberadaan lokasi ikonik seperti Greyfriars Kirkyard dan The Real Mary King's Close di Edinburgh menjadi destinasi utama bagi pecinta pengalaman horor autentik. Studi ini menggambarkan bagaimana warisan sejarah dan budaya lokal digunakan secara strategis untuk membangun narasi keangkeran yang mampu menarik wisatawan global pada momen Halloween.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Trump Dorong Perjanjian Energi dengan Rusia, Zelensky Soroti Kontradiksi
Presiden AS Donald Trump mengusulkan pergantian pemimpin Ukraina demi kesepakatan damai, sementara Zelensky mengecam langkah tersebut sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan Ukraina.
11 Oktober 2026

Istanbul Raih Gelar Bandara Terbaik Dunia 2026
Bandara Istanbul dinobatkan sebagai yang terbaik dunia tahun 2026 berdasarkan survei pembaca majalah perjalanan global, mengungguli Changi Singapura dengan skor tertinggi.
11 Oktober 2026

Koin Anglo-Saxon Usia 1.000 Tahun Ditemukan di Shetland
Penemuan koin perak langka berusia lebih dari seribu tahun di Kepulauan Shetland mengungkap konektivitas sejarah dengan Kerajaan Anglo-Saxon di Inggris.
11 Oktober 2026

Tiran Nusantara Grup dan Conch Tanda Tangani Kerja Sama Rp10 Triliun
Kerja sama strategis antara Tiran Nusantara Grup dan Conch Investment Holdings disepakati di Tiongkok dengan investasi awal Rp10 triliun untuk sektor manufaktur dan energi hijau.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Trump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu AS
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.28 WITA

Penembakan Petugas Imigrasi AS Tewaskan Warga di New York
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.28 WITA

Nopek Novian Bantah Terlibat dalam Skema Emas Rp25 Miliar
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA
Hasyim Asyari Bantah Klaim Doli Soal Tak Bahas PKPU 19/2023
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Hasyim Asyari Bantah Isu Penyelundupan Syarat Pendidikan dalam PKPU
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Prabowo Sambut El-Sisi di Halim, Antar Kepulangan dengan Hormat
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.21 WITA

Mutasi Jabatan Tinggi Polri Dalam Rangka Penguatan Organisasi
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.20 WITA

Tuntutan Maksimal untuk Febrie Adriansyah Jadi Ujian Kredibilitas Kejagung
Minggu, 11 Oktober 2026, 21.20 WITA

