Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Nilai ekspor kecap asal Indonesia mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar global.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Perdagangan melaporkan bahwa nilai ekspor kecap dari Indonesia telah mencapai 18,81 juta dolar AS pada periode Januari hingga Agustus 2026. Angka ini menjadi indikator kuat atas daya saing produk lokal di kancah internasional, khususnya dalam sektor makanan dan minuman olahan. Ekspor yang terus tumbuh menunjukkan bahwa kecap bukan hanya produk domestik, tetapi juga komoditas bernilai tinggi yang diminati di berbagai negara.
Dalam perhelatan Festival Jajanan Bango 2026 di Jakarta, PLT Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan, Deden Mohammad Fajar Shiddiq, menyampaikan bahwa kecap Indonesia kini diterima di berbagai pasar global. Ia menegaskan bahwa eksistensi produk ini di luar negeri bukan sekadar tren, melainkan hasil dari kualitas dan inovasi yang terus ditingkatkan oleh produsen dalam negeri.
Produk kecap lokal yang diekspor beragam, mulai dari jenis manis hingga asin, sesuai dengan preferensi konsumen di tiap wilayah. Negara-negara tujuan ekspor meliputi Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, hingga Eropa. Kebijakan pemerintah dalam mendukung kualifikasi standar internasional dan sertifikasi halal turut menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor.
Peningkatan ekspor ini juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi kreatif dan industri makanan dalam negeri. Dengan fokus pada inovasi produk dan pemasaran global, pemerintah terus mendorong sektor ini menjadi pilar penting dalam transformasi ekspor nasional. Tujuan jangka panjangnya adalah memperluas cakupan pasar dan meningkatkan kontribusi sektor makanan terhadap neraca perdagangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Festival Jajanan Bango 2026 digelar di Hutan Kota GBK Jakarta, menampilkan lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner untuk memperluas akses pasar dan memperkuat ekosistem kreatif generasi muda.
24 Oktober 2026

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Kreator makanan Nex Carlos menikmati beragam sajian unik dari Festival Jajanan Bango 2026, menyoroti keberhasilan paduan rasa lokal dan global dalam kreasi kuliner modern.
24 Oktober 2026

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Suhu penyajian kopi tidak menentukan manfaat kesehatannya, namun metode penyeduhan dan jenis biji berdampak pada kandungan kafein dan antioksidan.
24 Oktober 2026

10 Kuliner Legendaris Pasar Baru yang Tetap Bertahan Sejak Era 1950-an
Pasar Baru Jakarta menyimpan deretan kuliner klasik yang telah bertahan puluhan tahun, dari bakmi hingga soto, dengan harga terjangkau dan cita rasa autentik.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

