Emas 6 Kg Raib Saat Renovasi Rumah
Seorang warga Jakarta Barat kehilangan emas seberat 6 kg yang dikubur di dapur rumahnya setelah direnovasi, lalu dicuri pekerja kontraktor yang menjualnya secara ilegal.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 131x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada tahun 1958, seorang warga asal Cideng, Jakarta Barat, menyimpan emas seberat 6 kg dengan menyimpannya secara rahasia di dalam rumah. Emas tersebut terdiri dari tiga batang besar, dua keping, serta sejumlah koin kuno dari zaman China, semua dimasukkan ke dalam botol bekas dan dikubur sekitar 40 cm di area dapur. Tujuannya adalah untuk dijadikan aset di masa tua, sebagaimana diungkapkan oleh pemiliknya dalam wawancara tahun 1969.
Keselamatan emas itu ternyata tidak terjaga saat rumah mengalami renovasi besar pada tahun 1969. Meski sang pemilik meminta agar area dapur diawasi ketat oleh para pekerja, kontraktor lupa memberi tahu para kuli bahwa zona tersebut akan dibuka. Setelah pekerjaan selesai, seluruh isi kuburan emas telah lenyap tanpa jejak. Kerugian yang ditimbulkan sangat besar, terutama jika dilihat dari nilai emas saat itu, yang mencapai Rp 2,9 juta untuk total 6 kg. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 11 miliar jika dihitung dengan harga emas hari ini.
Ketika kejadian dilaporkan ke polisi, tim keamanan berhasil menangkap lima orang pekerja, termasuk Tasmah, salah satu yang terlibat langsung dalam penjualan emas. Tasmah mengaku telah menjual emas tersebut ke toko emas di Senen dan membagi hasilnya kepada 14 rekan kuli. Namun, pembagian tidak adil—sebagian besar hanya mendapat Rp 100 hingga Rp 7 ribu, sementara Tasmah sendiri memperoleh Rp 50 ribu. Ia juga menipu rekan-rekannya dengan mengatakan emas hanya laku Rp 400 per gram, padahal nilai pasar sebenarnya mencapai Rp 560 per gram, dengan selisihnya disimpan untuk dirinya sendiri.
Polisi kemudian berhasil menyita sebagian besar emas yang telah dijual dan menuntaskan kasus ini. Kejadian ini menjadi peringatan nyata tentang pentingnya keamanan dalam menyimpan aset bernilai tinggi, terutama saat melibatkan pihak ketiga seperti pekerja konstruksi. Kehilangan emas yang disimpan secara tidak aman dapat berujung pada kerugian finansial besar dan kekecewaan mendalam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

