EMAS Cairkan Rp6,5 Triliun untuk Anak Usaha Dorong Operasional Tambang
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyalurkan pinjaman Rp6,5 triliun kepada anak usahanya untuk mendukung operasional, modal kerja, dan pengembangan proyek emas di Gorontalo.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 4 Oktober 2026, 23.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman senilai maksimal Rp6,5 triliun kepada PT Pani Industri Nusantara, anak usahanya yang mengelola tambang emas di Pohuwato, Gorontalo. Dana tersebut berasal dari tiga sumber, yakni Rp3 triliun dari EMAS, Rp1,7 triliun dari PT Gorontalo Sejahtera Mining, serta Rp1,7 triliun dari PT Puncak Emas Tani Sejahtera. Dana akan digunakan untuk menunjang kebutuhan korporasi umum, belanja modal, dan operasional harian perusahaan.
Pengalokasian dana ini sejalan dengan rencana strategis EMAS untuk memperkuat basis operasional dan mempercepat proses produksi emas komersial. Proyek Tambang Emas Pani telah mencatatkan pencapaian penting dengan pertama kali mengalirkan emas (first gold pour) pada Februari 2026, diikuti penjualan emas pertama ke PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) pada Maret 2026, berdasarkan perjanjian jual-beli emas domestik dua tahun.
Sejalan dengan upaya pengembangan operasional, EMAS juga telah mengajukan permohonan pencatatan saham ke Bursa Efek Hong Kong (HKEX) melalui Form A1 pada 20 Maret 2026. Proses ini didukung oleh dua joint sponsor, UBS Securities Hong Kong Limited dan CITIC Securities (Hong Kong) Limited, sesuai aturan bursa internasional. Tujuan utamanya adalah memperluas akses ke investor global, meningkatkan likuiditas saham, serta memperkuat tata kelola perusahaan sesuai standar internasional.
Pencatatan di bursa Hong Kong diharapkan menjadi pilar strategis dalam memperluas basis pemegang saham, terutama dari kalangan investor institusi, serta memberikan fleksibilitas pendanaan jangka panjang. Dengan proyek yang berada di jalur pertumbuhan signifikan, EMAS menargetkan Tambang Emas Pani menjadi salah satu dari dua tambang emas terbesar di Asia berdasarkan tingkat produksi pada tahun 2030.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kekayaan Tambang RI Capai Rp71,5 Triliun, Dominasi Batu Bara Masih Kunci Pendapatan
Indonesia memiliki potensi kekayaan tambang mineral dan batu bara senilai Rp71,5 triliun, dengan batu bara menyumbang dua per tiga total nilai, meski pendapatan tahunan dari sektor ini tergolong rendah.
4 Oktober 2026

Prabowo Dorong Hilirisasi Energi Lewat Kemenko Baru
Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi bertujuan mempercepat eksekusi program Asta Cita, dengan konsolidasi kebijakan di bawah koordinasi tunggal.
4 Oktober 2026

Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi menjadi respons strategis terhadap tantangan global dan komitmen transformasi energi berkelanjutan.
3 Oktober 2026

Kemenko Baru Dorong Akselerasi Transisi Energi dan Hilirisasi
Pembentukan Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi diharapkan mempercepat realisasi PLTS 100 GWp dan memperkuat koordinasi lintas sektor demi optimalisasi nilai tambah industri.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prabowo Bahas Strategi Komunikasi Pemerintah dengan Tim Bakom
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

IHSG Naik Ringan, Short Selling Resmi Beroperasi
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

Rupiah Melemah di Awal Oktober, Tekanan Inflasi dan Dolar AS Jadi Pemicu
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.30 WITA

IHSG Melemah, Saham UNTR dan MORA Unggul
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

Rosan Akan Bahas Langsung Isu Data Center di Jawa Barat
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

United Tractors Realisasi Buyback Rp2 Triliun untuk Stabilkan Pasar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BEI Pantau Empat Saham Akibat Pergerakan Tak Wajar
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

BRI Pertahankan Status Anggota Yearbook Keberlanjutan Global
Minggu, 4 Oktober 2026, 23.29 WITA

