Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Erna Yustiana Dipilih Aklamasi Pimpin KBPP Polri Konawe Selatan

Erna Yustiana terpilih secara aklamasi sebagai ketua KBPP Polri Kabupaten Konawe Selatan dalam rapat koordinasi di Kendari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 34x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Erna Yustiana resmi menjabat sebagai Ketua Komite Bantuan Pembinaan Pemuda (KBPP) Polri di Kabupaten Konawe Selatan setelah terpilih secara aklamasi dalam rapat koordinasi yang digelar di Kendari. Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan instansi pemerintah, serta anggota forum komunikasi pemuda daerah. Proses pemilihan berlangsung lancar tanpa adanya penolakan atau perlawanan dari peserta rapat.

Dalam sambutannya, Erna menyampaikan komitmen kuat untuk memperkuat sinergi antara generasi muda dan aparat keamanan. Ia menekankan pentingnya peran pemuda dalam membangun keamanan dan ketertiban sosial di tingkat lokal. Selain itu, ia menyatakan akan memperluas program pendampingan dan pelatihan keterampilan bagi anak muda, khususnya di wilayah terpencil yang kurang terjangkau layanan pemerintah.

Ketua KBPP Polri baru ini menegaskan bahwa visi kerjanya mengedepankan pendekatan preventif dan partisipatif. Ia berharap kehadiran KBPP Polri dapat menjadi wadah nyata bagi pemuda untuk turut serta dalam menjaga keamanan dan membangun budaya kehidupan yang harmonis. Dengan struktur organisasi yang transparan dan akuntabel, ia bertekad menjadikan lembaga ini sebagai mitra strategis bagi kepolisian dan pemerintah daerah.

Kepemimpinan Erna Yustiana diharapkan mampu mengakselerasi partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan pembinaan sosial, pencegahan kriminalitas, dan penanganan konflik berbasis komunitas. Keberhasilan program KBPP Polri di Konawe Selatan diharapkan dapat menjadi model pengembangan serupa di wilayah lain di Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya