Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia

Piki Mutakim, ABK kapal MT Honour 25, dievakuasi secara mendesak dari kediamannya di Tenjo untuk mendapat perawatan intensif pascatrauma setelah menjadi korban penyanderaan perompak Somalia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Evakuasi Medis ABK Korban Penyanderaan Perompak Somalia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memimpin langsung operasi evakuasi medis terhadap Piki Mutakim (25), salah satu awak kapal kargo MT Honour 25 yang sebelumnya menjadi korban penyanderaan perompak Somalia. Aksi ini dilakukan pada malam hari, Jumat (9/10), pukul 20.00 WIB, dari rumah pribadinya di Kecamatan Tenjo, sebagai respons cepat terhadap kondisi fisik dan psikologis korban yang membutuhkan penanganan khusus.

Tim medis dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (SiDokkes) Polres Bogor, dipimpin oleh dr. Elynda V.E., MARS, diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Hasil asesmen lapangan menunjukkan bahwa Piki mengalami trauma berat akibat pengalaman buruk selama disandera, sehingga diperlukan rehabilitasi khusus dan perawatan intensif untuk pemulihan menyeluruh.

Malam itu juga, korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto, atau RS Polri Kramat Jati, melalui ambulans khusus yang disiapkan oleh Polres Bogor. Proses transportasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan Piki agar tidak mengalami komplikasi lebih lanjut.

Wikha menegaskan bahwa langkah evakuasi medis ini merupakan bentuk nyata komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keselamatan dan kesehatan warga negara, terutama bagi mereka yang telah mengalami penderitaan ekstrem. “Negara tidak akan membiarkan warganya berjuang sendirian setelah melewati penderitaan luar biasa di tangan perompak,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi dari arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yang menekankan pentingnya kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam aspek kemanusiaan, bukan hanya dalam penegakan hukum. Evakuasi yang cepat dan terkoordinasi ini mencerminkan sinergi antara kepolisian dan layanan kesehatan dalam menangani kasus-kasus kritis yang melibatkan warga negara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

MKNT Rombak Bisnis, Fokus ke Baja dan Udang
Nasional

MKNT Rombak Bisnis, Fokus ke Baja dan Udang

PT Remitra Global International Tbk (MKNT) resmi bertransformasi dari distributor telekomunikasi ke manufaktur baja dan budidaya udang, didukung restrukturisasi kepemilikan dan penambahan modal.

10 Oktober 2026

Berita Lainnya