Festival Literaia 2026 Dorong Hilirisasi Karya Tulis Jadi Produk Kreatif
Festival Literaia 2026 di Museum Nasional Jakarta menjadi ajang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem literasi dan mengembangkan karya tulis menjadi produk kreatif berbasis ekonomi kreatif.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 15.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Festival Literaia 2026 resmi dibuka di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, pada 11 Oktober, dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 14 Oktober. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Bulan Membaca dan Hari Literasi Nasional, dengan tujuan utama mendorong budaya membaca dan memperkuat ekosistem literasi nasional melalui berbagai program interaktif dan kolaboratif.
Kegiatan tahun ini menekankan pentingnya hilirisasi karya tulis ke dalam berbagai bentuk kreatif lainnya, seperti film, komik digital, dan konten multimedia. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa setiap tulisan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sehingga festival menjadi ruang strategis bagi penulis, penerbit, dan komunitas untuk menjajaki peluang tersebut secara nyata.
Dalam programnya, festival menyediakan ruang temu bisnis, lokakarya teknik pitching, pemahaman kontrak, serta pameran kekayaan intelektual lokal. Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi, menekankan bahwa festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjadikan subsektor penerbitan bukan hanya sebagai wadah penciptaan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif melalui pengelolaan kekayaan intelektual.
Festival juga menjalin kolaborasi dengan komunitas Negeri Elok untuk memperkaya program dengan narasi budaya Nusantara. Kolaborasi ini memfasilitasi pengumpulan dan donasi karya tulis terbaik anak bangsa untuk diperkaya dalam koleksi perpustakaan di Museum Nasional. Penyesuaian durasi dan program diharapkan memperkuat kualitas dan daya tarik acara, dengan harapan ke depan dapat menghadirkan lebih banyak inovasi yang menjawab dinamika industri penerbitan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Weda Bay Resmi Operasikan Pabrik Baterai untuk Ekspor
Proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Halmahera Tengah, mulai beroperasi komersial dengan fokus produksi baterai kendaraan listrik dan komponen energi terbarukan, menandai pencapaian penting dalam transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam.
11 Oktober 2026

Pemerintah Percepat Hilirisasi Nikel di Weda Bay
Pemerintah resmi meluncurkan 11 proyek hilirisasi nikel di Weda Bay, Maluku Utara, dengan nilai investasi Rp180 triliun, guna tingkatkan nilai tambah dan dorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
10 Oktober 2026

Antam Perluas Akses Emas Melalui ATM di Snada Indonesia 2026
Antam memperkenalkan layanan ATM Emas di ajang Snada Indonesia 2026 sebagai bentuk inovasi akses investasi emas yang praktis dan mandiri bagi masyarakat.
10 Oktober 2026

Kepmen ESDM 365 Harus Jadi Alat Pemerataan, Bukan Monopoli
Kepmen ESDM 365 dinilai berpotensi mendorong pemerataan ekonomi lokal, namun perlu pengawasan ketat agar tidak disalahgunakan untuk monopoli jasa pertambangan oleh pengusaha lokal tertentu.
10 Oktober 2026
Berita Lainnya

Evaluasi Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta, Dishub Libatkan Ahli
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Aries Syahbudin Resmi Jabat Kakorlantas Gantikan Wibowo
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Modifikasi Hiace Mewah dalam 12 Jam, Teknologi Plug and Play Jadi Kunci
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.50 WITA

Kapolri Mutasi Wakabaintelkam, Anom Setyadji Jabat Pengganti
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Bupati Morowali Hentikan Sementara Operasional PT Aston Usai Bentrok Warga-TKA
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

Pemprov Jateng Dorong Penggunaan Bahasa Jawa Harian
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.49 WITA

BRAN Perkuat Koordinasi Lintas Kementerian untuk Reforma Agraria
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.48 WITA

MUI Minta Pembatalan Konser Bocelli di Indonesia
Minggu, 11 Oktober 2026, 15.47 WITA

