Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

FST UMW Loloskan Satu Tim Program Mahasiswa Berdampak 2026

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya berhasil mengantarkan satu tim mahasiswa dalam program berdampak nasional tahun 2026, hasil dari persiapan matang dan kolaborasi intensif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
FST UMW Loloskan Satu Tim Program Mahasiswa Berdampak 2026📷 ZonaSultra

Kendari, ıNarasikita - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari berhasil meraih satu posisi dari tiga tim yang diajukan dalam seleksi Program Mahasiswa Berdampak Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang bertujuan mendorong transformasi ilmu pengetahuan menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

Proses seleksi yang ketat dilalui setelah serangkaian persiapan panjang, mulai dari identifikasi potensi mahasiswa, pembentukan tim, pengembangan ide berbasis kebutuhan lokal, hingga penunjukan dosen pendamping yang sesuai dengan bidang studi dan topik pengusulan. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan organisasi kemahasiswaan menjadi kunci dalam menyusun proposal yang komprehensif dan berdampak tinggi.

Tim yang berhasil lolos ditemani oleh tiga pembimbing utama: Ibu Nurqomariah sebagai ketua, Dr.apt. Citra Dewi, dan Bapak Asfani Yuhadi. Mereka secara berkelanjutan membimbing mahasiswa dalam menyempurnakan konsep, menyusun dokumen teknis, serta melakukan evaluasi berkelanjutan guna memperkuat daya saing proposal di tingkat nasional.

Dekan FST UMW, Titi Purnama, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar hasil kompetisi, melainkan bentuk nyata keterlibatan perguruan tinggi dalam memecahkan permasalahan sosial melalui inovasi berbasis ilmu. Ia menekankan pentingnya membangun budaya akademik yang tidak hanya mengedepankan pencapaian akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial dan penerapan ilmu di lapangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh dosen pembimbing yang telah berdedikasi penuh, serta menggarisbawahi bahwa program ini menjadi wadah pembentukan karakter mahasiswa sebagai agen perubahan. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya menjadi penyerap ilmu, tetapi juga pelaku solusi yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya