Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Ancam Pesisir RI

BMKG keluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, seiring kondisi atmosfer yang dipengaruhi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia dan Laut China Selatan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 123x dibuka
Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Ancam Pesisir RI📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi laut ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah pesisir Indonesia. Pada Sabtu (17/10), gelombang tinggi mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter diprakirakan terjadi di Samudra Hindia barat Lampung hingga Selatan Banten dan Jawa Barat. Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir rob akibat pasang air laut tinggi.

Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang dipengaruhi pembentukan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Aceh dan Laut China Selatan bagian selatan Vietnam. Daerah perlambatan angin yang terbentuk memanjang dari pesisir barat Aceh hingga wilayah sekitar sirkulasi tersebut, termasuk Laut Natuna utara dan pesisir selatan Vietnam. Fenomena ini memicu potensi pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah daerah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Papua, dan wilayah pegunungan di Papua.

Prakiraan cuaca nasional menunjukkan sejumlah wilayah mengalami hujan ringan, hujan petir, atau kabut asap. Di Sumatera, Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang berpotensi hujan ringan, sementara Bengkulu dan Bandar Lampung diprakirakan berawan tebal. Jambi dan Pangkal Pinang rawan udara kabur, sedangkan Palembang menghadapi kondisi kabut atau asap. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan terjadi di Serang, sementara Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang berawan hingga berawan tebal.

Di wilayah Sulawesi, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, sementara Makassar, Kendari, dan Gorontalo berawan hingga berawan tebal. Palu berpotensi mengalami udara kabur, sedangkan Manado menghadapi kabut atau asap. Di Maluku dan Papua, hujan ringan berpotensi terjadi di Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayapura, sementara Ternate, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke berpotensi udara kabur. BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan meski sebagian besar wilayah masih mengalami cuaca kering, karena potensi hujan lokal sedang hingga lebat tetap ada bersama risiko kekeringan dan kebakaran hutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya