Gen Z Prioritaskan Pengalaman Liburan Daripada Kepemilikan Mobil Mewah
Studi menunjukkan 25 persen Gen Z di Asia Pasifik lebih memilih liburan berkualitas dibandingkan membeli mobil mewah, menunjukkan pergeseran nilai dalam konsumsi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 37x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Generasi Z di kawasan Asia Pasifik kini menunjukkan kecenderungan kuat untuk memprioritaskan pengalaman liburan dibandingkan aset material seperti mobil mewah. Data dari laporan Tourism in Focus edisi September 2026, hasil kolaborasi Pacific Asia Travel Association (PATA) dan Euromonitor International, mengungkap bahwa 25 persen responden Gen Z mengutamakan rasio harga terhadap nilai yang diperoleh saat merencanakan perjalanan. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan perjalanan mereka tidak hanya didasarkan pada biaya, tetapi juga pada kualitas dan kedalaman pengalaman yang bisa diraih.
Meski mempertimbangkan anggaran, Gen Z tidak otomatis memilih destinasi termurah. Sebaliknya, mereka lebih terbuka untuk mengalokasikan dana lebih besar demi mendapatkan momen berkesan yang dapat diingat seumur hidup. Salah satu responden, Meghan Brackins, menekankan bahwa pilihan mereka bukan tentang kemewahan fisik, melainkan tentang nilai emosional dari perjalanan. Ia menegaskan bahwa kenangan dari jalan-jalan keliling dunia jauh lebih berharga dibandingkan memiliki mobil mewah.
Proses perencanaan perjalanan bagi Gen Z pun dilakukan secara matang, melibatkan pembandingan destinasi, jadwal penerbangan, dan fleksibilitas pembayaran. Ketersediaan metode pembayaran yang mudah dan beragam menjadi faktor penentu dalam keputusan akhir, terutama saat menyelesaikan transaksi secara daring. Fleksibilitas ini memberikan keuntungan signifikan dalam menunjang gaya hidup yang dinamis dan digital.
Dengan kontribusi hampir seperempat terhadap total belanja sektor perjalanan, Gen Z tidak hanya menjadi konsumen aktif, tetapi juga penggerak tren baru dalam industri pariwisata. Perilaku mereka yang fokus pada nilai pengalaman, bukan kepemilikan barang, menunjukkan transformasi budaya konsumsi yang sedang terjadi. Bagi pasangan muda seperti Crosby dan Meghan Brackins, perjalanan bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk investasi emosional yang membentuk identitas dan kenangan bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mobil Listrik Tabrak Empat Kendaraan, Ojol Alami Patah Kaki di Jakarta Selatan
Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 menabrak empat kendaraan dan melindas pengemudi ojol di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menyebabkan korban mengalami patah kaki dan luka-luka.
24 Oktober 2026
Mobil BYD Tabrak Beruntun, Ojol Alami Patah Kaki di Jaksel
Kecelakaan beruntun melibatkan mobil BYD di Jakarta Selatan menyebabkan seorang ojek online mengalami patah kaki dan dirawat di rumah sakit.
24 Oktober 2026

Motor Boros? Ini 9 Penyebab Utama yang Harus Diperiksa
Konsumsi bensin meningkat tanpa alasan jelas bisa disebabkan oleh faktor teknis maupun perilaku berkendara, perlu pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan akar masalahnya.
24 Oktober 2026

9 Penyebab Motor Injeksi Mati Saat Berhenti
Gangguan pada sistem injeksi dapat membuat motor mati mendadak saat berhenti, terutama di lampu merah atau kemacetan, disebabkan oleh kerusakan komponen atau kebocoran sistem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

PLN Gelar Diskon Tambah Daya 50% Hingga 4 November
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Presiden Korea Selatan Buka Pintu Debat Politik Lewat AI
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Filipina Perkuat Perlindungan Pekerja dari Panas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.33 WITA

Danantara Siap Bangun BUMN Tekstil dengan Modal Rp100 T
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Perlu Kajian Mendalam Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.32 WITA

