Google Perluas Akses SynthID Global untuk Deteksi Konten AI
Google meluncurkan akses global SynthID yang memungkinkan publik memverifikasi keaslian foto, video, dan audio hasil generasi AI secara gratis dan mudah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 09.06 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Google kini secara global melengkapi layanan SynthID untuk memudahkan publik memverifikasi asal-usul konten digital yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengecek apakah sebuah gambar, rekaman video, atau audio dihasilkan oleh alat AI dari mitra seperti Google, OpenAI, Nvidia, atau Kakao. Dengan kemampuan mendeteksi watermark tersembunyi, layanan ini menjadi alat penting dalam membedakan konten asli dan hasil manipulasi digital.
Sejak peluncuran awal pada 2023, SynthID telah menandai lebih dari 180 miliar gambar dan video, serta menyimpan total durasi audio mencapai 240.000 tahun. Penambahan akses global ini menandai langkah strategis Google dalam mendukung transparansi digital di era generasi konten berbasis AI. Pihak perusahaan menekankan pentingnya informasi yang jelas untuk membantu pengguna mengambil keputusan berdasarkan kepercayaan terhadap konten yang ditemui di internet.
Melalui situs resmi SynthID, pengguna dapat mengunggah file dalam berbagai format, termasuk JPG, PNG, WEBP, MP4, MOV, WAV, dan MP3. Sistem akan langsung menganalisis file dan memberikan hasil berupa informasi apakah konten tersebut dibuat atau diedit menggunakan AI. Jika ditemukan sebagai hasil AI, layanan akan menampilkan nama platform yang digunakan, seperti Google AI atau ChatGPT. Sebaliknya, jika tidak terdeteksi sebagai hasil AI, sistem akan menyatakan bahwa media tersebut tidak berasal dari mitra SynthID, kemungkinan besar dibuat sebelum adopsi teknologi atau oleh entitas non-mitra.
Google berharap dengan kemudahan akses ini, masyarakat dapat lebih kritis dalam menilai informasi digital, terutama di tengah penyebaran konten AI yang kian masif. Dengan dukungan teknis yang terus diperkuat, SynthID diharapkan menjadi standar global dalam identifikasi keaslian konten digital, sekaligus menjaga integritas informasi di ruang publik digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Pengembangan KEK Kura-Kura Bali untuk AI dan Semikonduktor
Pemerintah mempercepat transformasi KEK Kura-Kura Bali menjadi pusat inovasi teknologi AI dan semikonduktor melalui kolaborasi strategis dengan China.
12 Oktober 2026

Ponsel Gaming Rp3 Jutaan dengan Performa Tangguh
Delapan ponsel di kisaran harga Rp3 jutaan menawarkan fitur gaming unggulan seperti layar tinggi, baterai besar, dan pendingin canggih untuk pengalaman bermain optimal.
12 Oktober 2026

Meutya Hafid Dorong Kebiasaan Aktivitas Nyata di Luar Digital
Menteri Komunikasi dan Digital mengajak anak-anak mengurangi waktu di layar dengan memperkuat kebiasaan fisik dan interaksi langsung, sebagai bagian dari perlindungan anak dalam era digital.
11 Oktober 2026

Xiaomi 18 Pro Max Global Siap Gunakan Chip Terbaru dan RAM 12GB/16GB
Ponsel flagship Xiaomi 18 Pro Max versi global dikonfirmasi akan dibekali chip Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan RAM 12GB, dengan opsi 16GB yang masih menunggu kepastian.
11 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jasad Pria 24 Tahun Ditemukan Terbungkus Sleeping Bag di Kos
Senin, 12 Oktober 2026, 09.30 WITA

Waspada Modus Penipuan Gunakan Aturan Wajib Halal
Senin, 12 Oktober 2026, 09.29 WITA

Hasyim Bantah Isu Penyelundupan Pasal Gibran di PKPU
Senin, 12 Oktober 2026, 09.29 WITA

199 Perwira Tinggi dan Menengah Dimutasi di Awal Kepemimpinan Kapolri
Senin, 12 Oktober 2026, 09.29 WITA

Dua Mahasiswa Tel-U Dikeluarkan Akibat Aksi Bullying di Asrama
Senin, 12 Oktober 2026, 09.29 WITA

Kapolri Lakukan Rotasi Besar di Korlantas
Senin, 12 Oktober 2026, 09.29 WITA

Serangan Terkoordinasi Pemerintah Yaman Kuasai Dua Bukit di Taiz dan Tekan Pos Houthi di Marib
Senin, 12 Oktober 2026, 09.28 WITA

Revisi UU LLAJ Segera Atur Transportasi Berbasis Aplikasi
Senin, 12 Oktober 2026, 09.27 WITA

