Gubernur Kaltim Jalani Cek Kesehatan di Singapura, Asap Karhutla Masih Mendera Balikpapan
Gubernur Kalimantan Timur menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Singapura, sementara Balikpapan masih dilanda kabut asap akibat 127 kebakaran lahan sepanjang 2026.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur Kalimantan Timur dikabarkan telah melakukan kunjungan ke Singapura pada Sabtu (10/10) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan ini dilakukan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, salah satu fasilitas kesehatan terkemuka di Singapura, dan telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Proses verifikasi administratif juga dilakukan secara paralel mengingat jadwal yang bertepatan dengan akhir pekan.
Dari informasi yang diperoleh, keberadaan gubernur di Singapura tercatat dalam jadwal resmi Diskominfo Kaltim. Setelah menjalani pemeriksaan, ia langsung kembali ke Jakarta pada Senin (12/10) siang dan tiba di Balikpapan pada sore hari untuk melanjutkan tugas pemerintahan. Kepala Diskominfo, Ririn Sari Dewi, memastikan bahwa kunjungan tersebut murni untuk keperluan kesehatan pribadi, tanpa indikasi adanya gangguan kesehatan serius.
Di sisi lain, kondisi lingkungan di Balikpapan memburuk akibat peningkatan aktivitas kebakaran hutan dan lahan. Hingga pukul 09.00 Wita, 127 kejadian kebakaran telah tercatat sepanjang tahun 2026. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 81 hektare, tersebar di lahan dengan vegetasi ilalang dan semak belukar. Kebakaran ini berdampak pada peningkatan konsentrasi asap yang menyelimuti kota, terutama pada pagi hari saat suhu udara turun.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kondisi asap disebabkan oleh akumulasi dari kebakaran yang terjadi di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta wilayah Paser dan Penajam Paser Utara. Pergerakan angin dari selatan membawa asap ke arah utara, memperparah kualitas udara di Balikpapan. Meski jarak pandang masih dalam batas normal, pengamatan menunjukkan kepekatan asap meningkat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gerhana Matahari Total 2027 Dinilai Terlama Abad Ini
Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 diproyeksikan menjadi fenomena terpanjang sepanjang abad ke-21, dengan durasi maksimum hingga 6 menit 23 detik di wilayah Mesir.
13 Oktober 2026

Serangan Rudal Houthi Picu Kekacauan di Riyadh
Serangan berulang Houthi ke bandara Riyadh memaksa penutupan total fasilitas penerbangan dan menimbulkan ketegangan regional, sementara otoritas Saudi memperingatkan warga asing yang merekam insiden.
13 Oktober 2026

Bandara Riyadh Tertutup Akibat Serangan, Penerbangan ke Indonesia Terdampak
Penerbangan internasional melalui Riyadh mengalami pembatalan dan penyesuaian rute akibat serangan rudal yang menghantam bandara, sementara penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi tetap beroperasi.
13 Oktober 2026

11 Tewas dalam Tabrakan Bus dan Truk di Turki Barat
Kecelakaan maut melibatkan bus pariwisata dan truk di dekat Gerbang Tol Akhisar menewaskan 11 orang dan melukai 27 lainnya.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si, Pimpin Universitas Halu Oleo 2026-2030
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.56 WITA

Cakatinding Siap Jadi Identitas Budaya dan Wisata NTT
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.22 WITA

Taylor Swift Pecahkan Rekor 100 Minggu di Puncak Billboard 200
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.21 WITA

Aktris Selma Blair Didaftarkan atas Tuduhan Kekerasan di Bandara JFK
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.21 WITA

Verdonk Siap Lawan Saka di Laga Arsenal vs Lille
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.10 WITA

Lima Laga Berat Wakil Indonesia di Babak Pertama Denmark Open 2026
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.10 WITA

Laga Kunci Liga Champions Malam Ini Sajikan Duel Besar
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.09 WITA

Proyek Perluasan Kediaman Putin di Sochi Terungkap Melalui Dokumen dan Iklan Pekerja
Selasa, 13 Oktober 2026, 12.09 WITA

