Guruh Soekarnoputra, Pejuang Kebudayaan dengan Lagu yang Bernyawa
Rano Karno mengenang Guruh Soekarnoputra sebagai sosok yang mencintai Indonesia lewat karya musik dan perjuangan politik berbasis nilai-nilai Pancasila.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 12.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Mendiang Guruh Soekarnoputra dikenang oleh Rano Karno sebagai sosok yang menggambarkan cinta tanah air bukan hanya dalam kata, melainkan dalam setiap nada, lirik, dan tindakan nyata. Dalam prosesi pemakaman di TPU Karet Bivak, Jakarta, Rano menegaskan bahwa Guruh memilih jalur seni sebagai bentuk perjuangan, menjadikan musik sebagai alat penyampaian nilai kebangsaan yang mendalam. Setiap karyanya, kata Rano, adalah manifestasi dari kecintaan yang tidak lekang oleh waktu.
Dua karya legendaris, "Melati Suci" dan "Untukmu Indonesiaku", dijadikan contoh oleh Rano untuk menunjukkan kedalaman emosional dan idealisme yang melekat dalam ciptaan Guruh. Lagu pertama dinilai menyiratkan kelembutan dan keagungan tradisi, sementara yang kedua disebut sebagai bentuk sumpah abadi terhadap bangsa. Menurut Rano, mendengar kembali karya-karya tersebut hari ini adalah seperti menerima pesan langsung dari almarhum: bahwa Indonesia layak dicintai, dijaga, dan diperjuangkan dengan penuh tekad.
Di luar karya seni, Rano juga menyoroti konsistensi politik Guruh sebagai tokoh Marhaenis, yang selalu berpihak pada kelompok marginal dan menghidupkan semangat Bung Karno. Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap rakyat kecil bukan sekadar retorika, melainkan prinsip hidup yang dijalani secara konsisten. Nilai-nilai Pancasila yang dijunjung tinggi oleh Guruh juga turut diteruskan melalui Mars PDI Perjuangan, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi pergerakan partai.
Sebagai bentuk penghormatan, seluruh struktur kepengurusan PDIP, dari tingkat pusat hingga anak ranting, diperintahkan untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama tujuh hari. Tindakan ini menjadi simbol duka dan penghargaan atas peran Guruh dalam memperkuat identitas kebangsaan melalui seni dan politik. Dalam kesedihan yang mendalam, pesan dari Rano terus berbunyi: cinta tanah air harus terus hidup, tidak hanya dalam kenangan, tetapi dalam tindakan nyata setiap hari.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ed Sheeran Kehilangan Lebih dari 439 Ribu Pengikut Imbas Kontroversi Macklemore
Penurunan drastis jumlah pengikut di Instagram Ed Sheeran terjadi dalam 30 hari, dipicu keputusan memutus kerja sama dengan Macklemore yang mendukung Palestina.
27 September 2026

Pestapora 2026 Tutup dengan Kolaborasi Spektakuler
Festival musik tahunan di Jakarta berakhir dengan penampilan khusus Erwin Gutawa dan deretan artis ternama di hari terakhir, menutup tiga hari penuh energi dan kreativitas.
27 September 2026

Rhoma Irama Hibur Ribuan Penonton di Pestapora dengan Dangdut Legendaris
Penampilan Rhoma Irama dalam acara Pestapora di Jakarta membangkitkan semangat antusiasme penonton dari berbagai usia dengan lagu-lagu klasik dan energi panggung yang memukau.
27 September 2026

KPop Demon Hunters Tembus 65 Pekan di Top 10 Netflix Global
Film animasi KPop Demon Hunters berhasil bertahan di jajaran 10 besar film terpopuler Netflix global selama 65 pekan tak berurutan, menunjukkan daya tarik global yang kuat.
26 September 2026
Berita Lainnya

PRI Buton Selatan Dibawah Arfandi Siap Rebut Kursi Pemilu 2029
Minggu, 27 September 2026, 12.54 WITA

Suami Dicopot, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus untuk Bantu Mahasiswa
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

74 Juta Warga Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening Bank
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

Bayan Hentikan Force Majeure Usai RKAB 2026 Disetujui ESDM
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

JL van der Velde, Otak di Balik Tether dan Kekayaan Rp680 Triliun
Minggu, 27 September 2026, 12.22 WITA

300 Anak Prasejahtera Menyaksikan Laga FIFA ASEAN Cup di Bandung
Minggu, 27 September 2026, 12.13 WITA

Amri/Nita Lolos ke Semifinal Usai Menang Dramatis di Gim Ketiga
Minggu, 27 September 2026, 12.13 WITA

Tuchel Kritik Kesalahan Belakang Usai Inggris Tumbang dari Spanyol
Minggu, 27 September 2026, 12.13 WITA

