Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Musik dan Seni yang Mendunia
Seniman dan budayawan Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Jakarta pada usia 73 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam pengembangan musik dan seni pertunjukan Indonesia yang menggabungkan tradisi dan modernitas.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 15.39 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Putra bungsu Presiden RI pertama, Soekarno, dan Fatmawati, Guruh Soekarnoputra, berpulang pada Sabtu pagi, 26 September 2025, di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun. Kepulangannya disampaikan melalui keterangan resmi oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang menegaskan dampak luas dari perjalanan kreatifnya di ranah seni dan budaya tanah air.
Sejak masa kanak-kanak, Guruh menunjukkan ketertarikan mendalam terhadap berbagai bentuk seni tradisional, termasuk tari Jawa, Sunda, Bali, dan Minang. Ia bahkan tampil di layar kaca sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, bersama kelompok musik yang dibentuknya. Pada masa remaja, ia mulai menciptakan lagu dan mendirikan The Beat-G pada 1965, awal dari perjalanan panjangnya dalam dunia musik.
Kembali dari studi di Belanda pada 1975, Guruh melahirkan eksperimen musik yang revolusioner lewat proyek Guruh Gipsy. Dengan menggabungkan gamelan Bali dan alunan musik Barat, album pertamanya yang dirilis pada 1976 menjadi tonggak penting dalam sejarah musik Indonesia. Karya seperti "Indonesia Maharddhika", "Smaradhana", dan "Barong Gundah" tidak hanya menunjukkan inovasi sonik, tetapi juga menyampaikan pesan identitas dan kepedulian terhadap perubahan zaman.
Kiprahnya tak terbatas pada musik rekaman. Ia mendirikan Swara Maharddhika pada 1977, wadah kreatif yang kemudian menghasilkan rangkaian pertunjukan kolosal seperti "Untukmu Indonesiaku", "Cinta Indonesia", dan "Gilang Indonesia Gemilang". Dalam setiap pertunjukan, ia berperan ganda sebagai komposer, koreografer, dan sutradara, memadukan tari tradisional dengan estetika modern. Karya-karyanya pernah tampil di PON ke-10, Pekan Raya Jakarta, hingga disajikan di berbagai negara di Eropa dan Asia.
Guruh juga menciptakan lagu-lagu populer yang menjadi ikon generasi, seperti "Renjana", "Kembalikan Baliku", dan "Galih dan Ratna", yang membawa musik Indonesia ke kancah internasional, termasuk World Popular Song Festival di Tokyo. Melalui GSP Productions, ia memperluas jangkauan seni pertunjukan secara profesional, memastikan warisan kreatifnya terus hidup dalam berbagai bentuk.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Musisi Papua Bawa Semangat Nasionalisme di Asian Games 2026
Para musisi asal Papua tampil di Nagoya, Jepang, memperkuat semangat kebangsaan dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan karya lokal selama perhelatan Asian Games 2026.
26 September 2026

Pestapora 2026 Hari Kedua Hadirkan Kolaborasi Generasi dan Kejutan Musik
Festival musik tahunan Pestapora 2026 kembali menyuguhkan rangkaian pertunjukan lintas generasi di hari kedua, dengan penampilan Erwin Gutawa Orchestra dan comeback Fourtwnty.
26 September 2026

Konser Ed Sheeran Dibatalkan di Boston Akibat Badai dan Kontroversi Palestina
Pembatalan konser Ed Sheeran di Stadion Gillette disebabkan cuaca ekstrem dan ketegangan politik terkait dukungan untuk Palestina, memicu aksi solidaritas dan demonstrasi.
26 September 2026

Addie MS dan Memes Kenang Guruh Soekarnoputra sebagai Sang Pelita Seni
Addie MS dan Memes mengenang mendiang Guruh Soekarnoputra sebagai sosok yang membentuk perjalanan musik, cinta, dan identitas kebudayaan mereka sejak masa muda.
26 September 2026
Berita Lainnya

Paspor Dibungkus Alumunium, Apakah Benar Cegah Pencurian Data?
Sabtu, 26 September 2026, 17.53 WITA

Makanan Sehat untuk Hamster: Panduan Lengkap dari Pelet hingga Camilan
Sabtu, 26 September 2026, 17.50 WITA

SIM Wajib Diperpanjang Tiap 5 Tahun, Bukan Karena Administrasi
Sabtu, 26 September 2026, 17.48 WITA

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Berlanjut Hingga Desember 2026
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mobil-mobil Legendaris Dihentikan Produksi, Harga Bekasnya Masih Kompetitif
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mengisi Baterai Semalaman: Aman atau Berisiko?
Sabtu, 26 September 2026, 17.45 WITA
Penyu Laut Langka Bertelur di Pantai California, Pertama Kali Diamati Secara Alami
Sabtu, 26 September 2026, 17.39 WITA

Australia Bentuk Satgas Tangani Akses AI Ilegal ke Data Kesehatan
Sabtu, 26 September 2026, 17.37 WITA

