Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hakim Danish Hadapi Tekanan Mental Usai Debut di Moto3 Mandalika

Pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, mengalami tekanan psikologis pasca debut penuh di Moto3 2026, meski mampu finis ke-14 dan kumpulkan 107 poin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 21.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Hakim Danish Hadapi Tekanan Mental Usai Debut di Moto3 Mandalika📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish Ramli, mengungkapkan tantangan besar dalam mengelola tekanan mental setelah tampil dalam balapan penuh di kelas Moto3 2026, khususnya usai Pertamina Grand Prix of Indonesia di sirkuit Mandalika. Meski mampu menunjukkan potensi dengan melonjak dari posisi start ke-26 hingga mendekati 10 besar, performa konsisten belum tercapai, menurut evaluasi manajer tim ZK Racing, Zulfahmi Khairuddin.

Zulfahmi menekankan bahwa meski kecepatan Hakim telah terbukti, kematangan taktik dan pengendalian emosi masih perlu dikembangkan. Ia menyebut bahwa harapan tinggi setelah awal musim yang positif justru berdampak pada beban psikologis yang berat, terutama saat menghadapi ketidakstabilan performa di paruh musim. Tekanan ini menurutnya menjadi penghambat utama dalam meraih hasil optimal.

Dalam balapan di Mandalika, Hakim harus menghadapi insiden kecil dengan pembalap Joel Kelso pada putaran terakhir, yang berdampak pada hasil akhir. Selain itu, ia juga menerima hukuman penalti tiga detik, yang memengaruhi posisi finisnya di urutan ke-14. Meski begitu, hasil ini tetap memberikan kontribusi poin penting, menambah koleksi poin menjadi 107 dan menempatkannya di peringkat kesembilan klasemen sementara Moto3 2026.

Zulfahmi menyoroti bahwa kompetisi di tingkat dunia membutuhkan ketahanan mental ekstrem, di mana selisih waktu sekecil sepersepuluh detik bisa menentukan posisi akhir. Ia menekankan pentingnya konsentrasi tinggi dan pengambilan keputusan tepat dalam situasi kritis. Persaingan yang ketat dan minim margin kesalahan membuat setiap aspek mental menjadi penentu kinerja pembalap.

Hakim Danish kini mempersiapkan diri untuk seri berikutnya di Australia, yang akan digelar pada 22–25 Oktober 2026. Tim ZK Racing berharap ia dapat mempertahankan semangat dan memperbaiki performa dengan pendekatan lebih matang dalam menghadapi tekanan kompetisi dunia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya