Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hanura Usul Zaken Kabinet untuk Percepat Eksekusi Visi Prabowo

Partai Hanura menyarankan pembentukan Zaken Kabinet demi mempercepat pelaksanaan visi sosialisme khas Prabowo, menyusul dua tahun pemerintahan yang dinilai masih terkendala implementasi di lapangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Hanura Usul Zaken Kabinet untuk Percepat Eksekusi Visi Prabowo📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momen penting untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan. Dalam rapat koordinasi DPP Hanura bersama pengurus DPD, DPC, dan anggota legislatif se-Sulawesi Tenggara di Kendari, Wakil Ketua Umum DPP Hanura Patrice Rio Capella mengusulkan pembentukan Zaken Kabinet sebagai solusi strategis. Ia menilai langkah ini penting untuk memperkuat keterhubungan antara visi besar dengan pelaksanaan operasional di tingkat kementerian.

Rio menekankan bahwa gagasan Presiden Prabowo, terutama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih, memiliki nilai kemanusiaan tinggi. Program tersebut, menurutnya, dirancang untuk menjangkau rakyat kecil dan menekan praktik eksploitasi oleh tengkulak di sektor pertanian. Namun, ia menyayangkan masih terdapat kesenjangan antara ide dan realisasi, terutama di tingkat eksekusi lapangan.

Menurut Rio, keterlambatan implementasi bukan karena kurangnya kebijakan strategis, melainkan karena belum optimalnya peran para menteri dalam menerjemahkan visi kebijakan menjadi tindakan nyata. Ia menilai keberadaan Zaken Kabinet—yang menggabungkan kewenangan lintas kementerian dengan fokus pada penyelesaian masalah strategis—dapat menjadi alat efektif untuk mengatasi birokrasi yang kaku dan lambat.

Hanura menilai dua tahun pemerintahan Prabowo sebagai waktu emas untuk melakukan percepatan transformasi. Dengan Zaken Kabinet, diharapkan program sosial seperti MBG bisa menjangkau lebih banyak anak-anak dan keluarga kurang mampu, sementara koperasi merah putih dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi rakyat yang mandiri. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan konstruktif, bukan kritik, terhadap arah pemerintahan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

NYALANG: Lingkar Tarian Magis
Lokal (Sultra)

NYALANG: Lingkar Tarian Magis

Festival budaya Nyalang di Sulawesi Tenggara menampilkan tarian tradisional yang menggambarkan kebersamaan dan keberagaman, dengan partisipasi lebih dari 1.200 seniman dari berbagai daerah.

24 Oktober 2026

Berita Lainnya