Harga Minyak Dunia Melemah Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Harga minyak turun ke level US$103 per barel setelah Presiden AS menunda rencana serangan terhadap Iran hingga setelah pemilu, menurunkan ketegangan pasar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Harga minyak dunia mengalami penurunan pada Jumat (9/10), merosot ke angka US$103 per barel, seiring pernyataan Presiden Amerika Serikat yang menyatakan tidak akan menyerang Iran dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul di tengah upaya perundingan yang disebut sedang berlangsung secara produktif, memicu penurunan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah. Pasar merespons positif, dengan kecenderungan harga yang lebih stabil dibandingkan sebelumnya.
Minyak mentah berjangka Brent turun 72 sen atau 0,7 persen menjadi US$103,53 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) AS turun 52 sen atau 0,6 persen menjadi US$90,97 per barel. Meski mengalami penurunan harian, harga Brent masih berada dalam tren kenaikan mingguan, setelah sebelumnya naik 4 persen pada Kamis (8/10), didorong oleh meningkatnya serangan terhadap kapal pengangkut minyak di wilayah Teluk dan Selat Hormuz.
Di sisi lain, pasar WTI mengalami tekanan mingguan yang ringan, meskipun produksi minyak di Teluk Meksiko terganggu akibat kedatangan Badai Isaias. Sebanyak 1,3 juta barel per hari, atau sekitar 62,9 persen dari total produksi di kawasan tersebut, telah dihentikan sementara hingga Kamis, menurut data dari Administrasi Mineral Kelautan AS. Gangguan ini turut memengaruhi fluktuasi harga meski belum mampu menahan kenaikan jangka pendek.
Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengungkapkan Teheran sedang meninjau respons AS terhadap proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari. Sementara itu, AS terus mempertahankan tekanan ekonomi melalui sanksi baru yang menargetkan 17 kapal, jaringan, dan individu terkait perdagangan minyak mentah, produk minyak, serta petrokimia Iran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya diplomatik yang berjalan bersamaan dengan kebijakan keamanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Temuan Arkeolog Ungkap Sekolah Muda Alexander Agung
Penemuan aula megah berlantai mosaik di Mieza, Yunani, diduga menjadi tempat pendidikan Alexander Agung bersama Aristoteles pada abad ke-4 SM.
9 Oktober 2026

Serangan Siber Masif Ancam Bank di Korea Selatan
Sejumlah bank besar di Korea Selatan mengalami kebocoran data akibat serangan siber yang diduga melibatkan teknologi kecerdasan buatan, dengan ratusan ribu data nasabah terancam bocor.
9 Oktober 2026

Serangan Rudal Houthi Hancurkan Pesawat di Bandara Riyadh
Serangan rudal kelompok Houthi menghancurkan pesawat penumpang di Bandara Internasional Raja Khalid, Riyadh, memaksa penutupan sementara fasilitas udara dan memicu pembatalan penerbangan internasional.
9 Oktober 2026

Pakistan Bantah Dukung Serangan Udara ke Houthi di Yaman
Islamabad secara tegas menolak laporan bahwa jet tempur negaranya melakukan operasi udara terhadap posisi Houthi di Yaman, menegaskan klaim tersebut sebagai informasi palsu.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Rokok Varian Baru Mulai Beredar di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Kolaborasi dengan Universitas 19 November dalam Pendidikan
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Warung Makan Sop Saudara di Kota Una-Una
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian BBM di Kabupaten Konawe Pondoideaha
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian Mobil Truk Menanti Pengisian Solar di SPBU Pondidaha, Konawe
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA
Tempat Nongkrong Paling Asik di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Penerimaan Pajak Capai Rp1,6 Puluhan Triliun di Pertengahan Tahun
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.20 WITA

Nomor Paspor Tetap Seumur Hidup Mulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.11 WITA

