Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga Pasar Timnas Indonesia Tembus Rp401 Miliar

Timnas Indonesia tampil dengan nilai pasar pemain mencapai Rp401 miliar, jauh unggul dibanding tim lain di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, menurut analisis media Malaysia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 23.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Harga Pasar Timnas Indonesia Tembus Rp401 Miliar📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Timnas Indonesia menunjukkan kekuatan komposisi pemain yang luar biasa jelang gelaran perdana FIFA ASEAN Cup 2026, dengan nilai pasar gabungan mencapai Rp401 miliar. Angka ini menempatkan Garuda sebagai tim dengan nilai tertinggi di Grup A, jauh melampaui Malaysia yang dinilai memiliki nilai pasar sekitar Rp156 miliar, serta negara-negara lain seperti Bangladesh (Rp149 miliar) dan Singapura (Rp93,9 miliar).

Pemain-pemain yang bermain di liga Eropa seperti Calvin Verdonk dan Kevin Diks menjadi pilar utama dalam struktur harga tersebut. Selain keduanya, kehadiran pemain asing lain seperti Justin Hubner, Ole Romeny, dan Nathan Tjoe-A-On turut menambah bobot finansial tim. Meski demikian, media Malaysia menegaskan bahwa angka tersebut tidak serta-merta menjamin performa di lapangan.

Berita Harian menyoroti bahwa selisih harga pasar yang signifikan tidak selalu mencerminkan hasil pertandingan. Mereka menekankan bahwa nilai pasar hanyalah indikator awal, belum menentukan hasil akhir kompetisi. Faktor teknis, taktik, dan kondisi fisik tim justru lebih menentukan kemenangan dalam pertandingan sebenarnya.

Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe menyatakan kesiapan tim untuk memberikan perlawanan keras meski kalah dalam aspek nilai pasar. Ia menekankan komitmen penuh untuk tampil maksimal dalam laga kontra Indonesia pada Senin (28/9), sekaligus mengajak para pendukung nasional untuk terus memberikan dukungan. Ia menilai turnamen ini sebagai momen penting bagi sepak bola ASEAN yang baru pertama kali dihelat secara resmi oleh FIFA.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya