Herdman: ASEAN Cup dan AFF Seperti F1 vs Reli
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan perbedaan mendasar antara FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala AFF, menilai komposisi serta pendekatan tim harus disesuaikan secara drastis.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyatakan bahwa persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala AFF menuntut pendekatan sepak bola yang berbeda secara mendasar. Ia membandingkan kedua kompetisi seperti perbedaan antara balapan Formula 1 dan reli, di mana satu membutuhkan kecepatan tinggi dan presisi, sementara lainnya menekankan ketahanan dan adaptasi dalam kondisi berbeda. Herdman menekankan bahwa skuad yang dibawa untuk FIFA ASEAN Cup 2026 tidak bisa dianggap sebagai kelanjutan dari tim Piala AFF sebelumnya.
Hanya lima pemain dari skuad Piala AFF yang kembali dipanggil dalam pemusatan latihan terkini, menunjukkan transformasi signifikan dalam komposisi tim. Kehadiran sejumlah pemain yang bermain di Eropa memberikan kedalaman dan fleksibilitas yang lebih besar, memungkinkan rotasi strategis tanpa mengorbankan kualitas. Herdman menekankan bahwa perbedaan ini bukan sekadar soal nama-nama, tetapi juga gaya bermain dan dinamika tim secara keseluruhan.
Di sisi lain, negara-negara seperti Thailand dan Vietnam justru mempertahankan sebagian besar pemain utama dari Piala AFF ke FIFA ASEAN Cup, termasuk pemain kunci seperti Nguyen Xuan Son, Nguyen Dinh Bac, Teerasak Poeiphima, dan Sarach Yooyen. Konsistensi ini menunjukkan pendekatan yang lebih stabil dan berbasis pengalaman. Sebaliknya, Indonesia dihadapkan pada tantangan persiapan singkat, dengan pemain-pemain bintang dari Eropa harus disatukan dalam waktu sangat terbatas sebelum laga pembuka melawan Singapura.
Herdman menegaskan bahwa meski berbeda, kedua kompetisi tetap menjadi ajang penting untuk menguji kualitas tim. Ia menekankan bahwa kesuksesan di salah satu turnamen tidak otomatis menjamin hasil serupa di lainnya. Dengan waktu persiapan yang terbatas dan perubahan besar dalam skuad, fokus utama adalah membangun konsistensi dan adaptasi dalam waktu singkat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Spanyol Siap Berjuang Hingga Akhir untuk Final Piala Dunia 2026
Pelatih Luis de la Fuente tegaskan Spanyol siap menghadapi tekanan dan tantangan terberat demi meraih tiket final Piala Dunia 2026 melawan Prancis.
23 September 2026

Prancis vs Spanyol: Duel Pengendali Bola vs Kecepatan Serangan
Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Dallas menjadi pertarungan krusial antara dominasi teknis dan efisiensi serangan, dengan peluang juara terbesar jatuh pada pemenangnya.
23 September 2026

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Prancis 2-0
Timnas Spanyol mengamankan tiket final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal Dallas Stadium, Amerika Serikat.
23 September 2026

Indonesia Tetap di Posisi 20 Klasemen Medali Asian Games 2026
Indonesia masih berada di peringkat ke-20 klasemen medali Asian Games 2026 dengan raihan satu perak dan tujuh perunggu, belum meraih emas hingga Selasa malam.
23 September 2026
Berita Lainnya

Paramount dan 12 Negara Bagian Sepakati Syarat Penyatuan dengan WBD
Rabu, 23 September 2026, 09.19 WITA

Tiffany Young Gelar Konser Solo Pertama di Jakarta
Rabu, 23 September 2026, 09.18 WITA

Timnas Voli Putra Siap Hadapi Thailand di Laga Pembuka Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Atlet Teqbal dan Pentathlon Harumkan Nama Indonesia di Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Persaingan Ketat di Bawah Gawang Timnas Indonesia
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Ratusan Santri Dijemput Orang Tua Usai Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes NTB
Rabu, 23 September 2026, 09.08 WITA

AS Hentikan Operasional 27 Maskapai Iran Global
Rabu, 23 September 2026, 09.08 WITA

China Kecam Sanksi AS Terhadap Maskapai Iran
Rabu, 23 September 2026, 09.07 WITA

