Senin, 5 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Herdman Kejutkan Skuad dengan Starter Thom Haye di Final

John Herdman memilih Thom Haye sebagai starter dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand, meski sempat dikartu merah dalam pertandingan sebelumnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Herdman Kejutkan Skuad dengan Starter Thom Haye di Final📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuat kejutan besar dengan menurunkan Thom Haye sebagai pemain utama dalam laga final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Haye dipasangkan sebagai gelandang bersama Joey Pelupessy, mengulang formasi yang pernah digunakan saat menghadapi Malaysia. Keputusan ini mengejutkan mengingat Haye sempat diusir dari lapangan pada menit ke-36 dalam laga tersebut, akibat kartu merah.

Meski absen saat menghadapi Bangladesh karena sanksi kartu merah, Haye tetap dipertahankan dalam skema utama Herdman untuk laga final. Sebelumnya, pemain Persib Bandung itu hanya tampil sebagai pengganti saat menghadapi Singapura, masuk pada menit ke-64 menggantikan Ragnar Oratmangoen. Kehadirannya sebagai starter menunjukkan kepercayaan penuh dari pelatih terhadap potensi dan kontribusi Haye dalam tekanan tinggi.

Selain Haye, Herdman juga memilih Emil Audero sebagai kiper utama, menggantikan Maarten Paes yang sebelumnya menjadi andalan di dua laga pertama. Audero baru pertama kali tampil sebagai starter dalam laga ketiga, melawan Bangladesh, dan kini dipercaya mengawal gawang Timnas Indonesia di final. Sementara itu, Luke Vickery yang sempat dicadangkan saat lawan Bangladesh, kembali diposisikan sebagai starter, meski hanya bermain di akhir babak kedua dalam pertandingan sebelumnya.

Keputusan-keputusan strategis ini menunjukkan pendekatan berani dari Herdman, yang memilih mempercayai pemain dengan performa belum stabil secara konsisten di level timnas, namun memiliki kontribusi penting di level klub. Dengan formasi baru dan rotasi pemain yang mengejutkan, Herdman menunjukkan komitmen terhadap pengembangan tim secara jangka panjang, meski harus mengambil risiko dalam momen krusial seperti final.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya