Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hibrida Colok Dominasi Penjualan Jetour di Indonesia

Penjualan ritel Jetour pada September 2026 didominasi versi hibrida colok, mencapai 70 persen dari total 411 unit, dengan T1 i-DM dan T2 i-DM menjadi pilihan utama konsumen meski harganya lebih tinggi hingga Rp150 juta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
Hibrida Colok Dominasi Penjualan Jetour di Indonesia📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pasar mobil Indonesia menunjukkan tren kuat terhadap kendaraan hibrida colok (plug-in hybrid) dari merek Jetour, terutama model T1 i-DM dan T2 i-DM. Pada bulan September 2026, kedua varian tersebut menyumbang 288 unit dari total penjualan ritel sebanyak 411 unit, atau setara 70 persen dari keseluruhan penjualan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, saat penjualan ritel berada di level 351 unit, naik 17 persen dari Agustus.

T1 i-DM menjadi penyumbang terbesar dengan 150 unit terjual, disusul oleh T2 i-DM yang mencatatkan penjualan sebanyak 138 unit. Meskipun selisih harga cukup mencolok—T1 bensin dijual Rp408 juta, sedangkan T1 i-DM dibanderol Rp558 juta—konsumen tetap memilih versi hibrida colok. Di Jakarta, harga T2 bensin dipatok di angka Rp588 juta, sementara T2 i-DM dijual dengan harga Rp688 juta.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga mengonfirmasi tren ini, dengan distribusi T1 i-DM mencapai 447 unit sepanjang periode Januari hingga September 2026. Faktor dominasi hibrida colok bukan hanya terkait harga, tetapi juga efisiensi bahan bakar, performa, dan keunggulan teknologi yang ditawarkan, yang dinilai mampu memenuhi harapan pengguna modern.

Kebijakan konsumen yang rela membayar lebih untuk model hibrida colok menunjukkan pergeseran preferensi pasar terhadap solusi mobilitas ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa. Dominasi penjualan ini menegaskan bahwa meski harga lebih tinggi, nilai tambah yang diberikan oleh teknologi hibrida colok menjadi pertimbangan utama dalam keputusan pembelian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya