Hindari Kamar Hotel Berakhiran 01 untuk Istirahat Lebih Nyaman
Pakar perjalanan menyarankan pengunjung menghindari kamar berakhiran 01 karena sering berada di area ramai seperti dekat lift atau tangga, berpotensi mengganggu kenyamanan tidur.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 74x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemilihan kamar hotel bukan sekadar soal nomor atau pemandangan, melainkan faktor kunci dalam menentukan kualitas istirahat selama menginap. Seorang pakar perjalanan dari Eropa menyampaikan bahwa kamar dengan nomor berakhir angka satu, seperti 101, 201, atau 301, kerap ditempatkan di lokasi strategis namun juga berisiko tinggi terhadap gangguan suara. Lokasi tersebut umumnya berada di dekat lift, tangga darurat, atau awal koridor—area yang sering dilalui tamu dan staf hotel.
Karena letaknya yang dekat jalur utama, kamar-kamar tersebut rentan terganggu oleh suara pintu lift yang berderik, langkah kaki, atau suara koper yang digeser. Selain itu, aktivitas pagi hari seperti penyediaan peralatan bersih atau pengiriman makanan ke kamar juga lebih sering terdengar dari lokasi ini. Hal ini khususnya berlaku di hotel lama di Eropa yang belum menerapkan sistem kedap suara modern.
Tidak hanya kamar berakhiran 01, pakar juga menyarankan untuk memperhatikan kamar yang berdekatan dengan fasilitas berisiko tinggi seperti mesin es, ruang penyimpanan alat bersih, bar, restoran, pusat kebugaran, ruang konferensi, atau pintu penghubung ke kamar lain. Semua area tersebut berpotensi menjadi sumber kebisingan yang mengganggu kenyamanan tidur.
Untuk memastikan kenyamanan, ia menekankan pentingnya komunikasi sebelum menerima kunci kamar. Wisatawan disarankan menyampaikan preferensi secara langsung kepada resepsionis, seperti meminta kamar di lantai lebih tinggi, jauh dari lift, atau menghindari area jalan utama. Jika setelah masuk kamar terasa terlalu bising, tetap bisa mengajukan permintaan pindah kamar sebelum menyelesaikan proses check-in.
Menurutnya, nomor kamar hanyalah petunjuk awal. Yang lebih penting adalah posisi fisik kamar dalam struktur hotel dan aktivitas di sekitarnya. Kunci dari pengalaman menginap yang nyaman bukan pada angka, melainkan pada keheningan dan privasi yang diperoleh dari pemilihan lokasi yang tepat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Ai Lian Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Perayaan Khusus di Chongqing
Panda raksasa Ai Lian merayakan ulang tahun ke-7 di Taman Tematik Locajoy, Chongqing, dengan menu spesial dan kehadiran pengunjung.
24 Oktober 2026

Militer AS Larang Taruhan Berbasis Informasi Rahasia
Menteri Perang AS melarang keras anggota militer menggunakan informasi sensitif untuk bertaruh di platform prediksi, setelah skandal keuntungan miliaran dari taruhan berbasis intelijen.
24 Oktober 2026

Iran Diklaim Perkuat Aksi Target Warga AS di Berbagai Wilayah
Intelijen AS memperingatkan peningkatan upaya Iran menargetkan warga negara Amerika di Timur Tengah dan sejumlah negara lain, menyusul meningkatnya ketegangan bilateral.
24 Oktober 2026

Jajak Pendapat Akhir Sebelum Pemilu Israel Tunjukkan Kekuatan Oposisi Melonjak
Jajak pendapat terbaru menunjukkan blok Netanyahu anjlok ke 48 kursi, sementara oposisi Yahudi naik ke 54 kursi, menandai pergeseran signifikan menjelang pemilu 27 Oktober.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

