Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa

Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Puncak perhelatan Honda Bikers Day 2026 resmi berlangsung di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/10). Acara ini menjadi penutup rangkaian serangkaian kegiatan yang telah menyapa tiga wilayah strategis di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Setiap lokasi menghadirkan berbagai aktivitas yang menggabungkan budaya lokal, gaya hidup muda, dan semangat kebersamaan komunitas motor.

Sebelum ke Ambarawa, gelaran dimulai di Bandar Lampung pada 26 September, dilanjutkan di Samarinda pada 3 Oktober, dan di Makassar pada 17 Oktober. Di setiap daerah, kegiatan meliputi pertunjukan musik, kompetisi modifikasi, pameran kendaraan, serta kegiatan sosial yang melibatkan UMKM lokal. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat ikatan antarbikers, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk berinteraksi secara positif.

General Manager Marketing Planning and Analysis Division PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, menegaskan bahwa HBD bukan sekadar ajang kumpul, tetapi momentum pelestarian nilai-nilai kekeluargaan dan semangat berkelanjutan. “Tema Legacy of Spirit mencerminkan harapan kami agar nilai positif yang dibangun di acara ini—seperti persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan—dapat terus diwariskan ke generasi mendatang,” ujarnya.

Selain memperkuat komunitas, HBD 2026 juga dirancang untuk memberi kontribusi nyata terhadap pariwisata dan perekonomian daerah. Dengan kedatangan ribuan peserta dari berbagai wilayah, aktivitas selama dua hari atau lebih mampu menggerakkan sektor jasa, kuliner, dan transportasi lokal. “Harapannya, dampak ekonomi yang muncul dari kehadiran komunitas ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mendorong keberlanjutan kegiatan serupa di masa depan,” tambah Andy.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya