Houthi Negasi Serangan ke Gardu Listrik Madinah
Milisi Houthi membantah tudingan koalisi Arab Saudi yang menyebut mereka menyerang gardu listrik Taibah di Madinah, menilai klaim tersebut sebagai kebohongan tanpa dasar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Milisi Houthi secara tegas menolak tuduhan bahwa mereka melakukan serangan terhadap gardu listrik Taibah di Madinah, yang diklaim oleh koalisi Arab Saudi sebagai target operasi militer pekan lalu. Dalam pernyataan resmi, sumber internal Houthi menyebut laporan tersebut sebagai upaya politik yang tidak berdasar dan disengaja untuk menjustifikasi kegagalan militer Saudi dalam membuktikan dugaan sebelumnya terkait serangan ke Mekkah.
Pernyataan ini muncul setelah Juru Bicara Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al Maliki, mengumumkan hasil investigasi menyeluruh atas serangan yang terjadi pada 29 September. Al Maliki menegaskan bahwa serangan tersebut menyebabkan satu transformator listrik di gardu Taibah mengalami gangguan, meski tidak mengganggu pasokan listrik secara keseluruhan. Ia menyebut aksi tersebut sebagai bentuk terorisme yang sengaja menargetkan Dua Masjid Suci.
Houthi menekankan bahwa selama ini mereka hanya mengumumkan serangan terhadap fasilitas militer dan ekonomi di Arab Saudi, khususnya infrastruktur minyak, namun tidak pernah menyatakan menyerang fasilitas sipil di wilayah suci seperti Madinah. Mereka menilai tudingan terhadap mereka sebagai bagian dari strategi deeskalasi yang bertujuan mengalihkan perhatian dari konflik internal di Yaman.
Koalisi Arab Saudi dan pasukan Yaman tetap mempertahankan posisi bahwa mereka terus mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap serangan lanjutan dari Houthi. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua belah pihak terus melakukan pertukaran serangan udara dan rudal, menunjukkan intensitas konflik yang belum mereda. Namun, Houthi tetap menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat menyerang fasilitas keagamaan di wilayah suci.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jim Hanson dan Perjalanan Menyelamatkan Anak Kecil di Perbatasan
Film The Marksman menampilkan kisah pensiunan marinir yang terlibat dalam misi penyelamatan anak muda dan ibunya dari kejaran mafia Meksiko, di tengah perjuangan hidupnya sendiri.
2 Oktober 2026

Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut
Anak baptis Josh Hartnett menolak keras saat tahu sang aktor main di Verity karena dinilai terlalu tua untuk peran Jeremy, sementara Anne Hathaway dan tim lain mengaku kaget dengan respons keluarga terhadap isi film yang eksplisit.
2 Oktober 2026

Penempatan Manajer Kopdes di Luar Domisili Picu Kekesalan
Banyak manajer koperasi desa yang kecewa karena ditugaskan jauh dari tempat tinggal, menyusul kebijakan pemerataan SDM tanpa kerangka hukum yang jelas.
2 Oktober 2026

MK Periksa Kecacatan Administratif Pencalonan Wapres Gibran
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pembuktian terkait gugatan diskualifikasi wakil presiden terpilih atas dugaan tidak memenuhi syarat pendidikan SMA.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Avengers: Endgame Encore Siap Hadir dengan Konten Baru
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Komnas Anak Laporkan Bigmo atas Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Vape
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Fjord dan NAZA Hadir di Jakarta World Cinema 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Warga Rusun 609: Teror Arwah dan Perjuangan Bertahan di Tengah Ancaman Penggusuran
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

<Anything But Ghosts Siap Guncang Bioskop Mei 2027>
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

P Diddy Diciduk karena Gaya Hidup Mewah di Lapas
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2, Lolos ke Final ASEAN Cup 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.04 WITA

