Hybrid Toyota Harus Pakai BBM Oktan di Atas 90
Mesin hybrid Toyota memerlukan bahan bakar beroktan tinggi lebih dari 90 untuk menjaga efisiensi dan mencegah kerusakan akibat knocking.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 23.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Mesin hybrid milik Toyota dirancang dengan teknologi tinggi seperti sistem katup variabel ganda (Dual VVT-i) yang memungkinkan rasio kompresi mencapai lebih dari 13:1. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pembakaran, namun secara otomatis menuntut penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan minimal 90. Pemakaian bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi dapat mengganggu kinerja mesin secara keseluruhan.
Ketidaksesuaian bahan bakar beroktan rendah berisiko memicu fenomena knocking, yaitu pembakaran dini yang terjadi sebelum busi menyala. Gejala ini terdeteksi melalui suara berderak atau mengelitik saat akselerasi, terutama saat menanjak, mendahului kendaraan, atau membawa beban berat. Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen mesin seperti piston, silinder, dan ring piston.
Selain knocking, penggunaan bahan bakar tidak sesuai juga mempercepat penumpukan endapan kotoran di dalam ruang bakar. Deposit ini mengganggu aliran udara dan bahan bakar, menyebabkan mesin bekerja lebih keras. Akibatnya, suhu mesin meningkat, konsumsi bahan bakar naik, dan performa kendaraan menurun. Pengemudi yang merasa performa turun cenderung menekan pedal gas lebih dalam, memperburuk efisiensi dan mempercepat aus komponen utama.
Untuk menjaga kinerja optimal, dianjurkan melakukan servis rutin setiap enam bulan. Pada masa servis, teknisi akan memeriksa dan membersihkan komponen kunci seperti busi dan filter mesin, serta mengganti jika sudah melewati masa pakai. Selain itu, dilakukan uji emisi untuk memastikan mesin beroperasi sesuai standar pabrikan, menjaga keandalan jangka panjang dan mengurangi biaya operasional kendaraan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Mobil Listrik di Indonesia Per Oktober 2026 Terus Meluas
Daftar harga mobil listrik di Indonesia per Oktober 2026 menunjukkan keragaman model dan rentang harga mulai dari Rp152 juta hingga lebih dari Rp3,6 miliar.
5 Oktober 2026

Airlangga Gunakan Maung sebagai Mobil Dinas, Sebut Lebih Luas dan Nyaman
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto resmi menggunakan mobil dinas Pindad Maung, menilai kenyamanan dan ruang kabinnya jauh lebih baik dibandingkan Toyota Crown sebelumnya.
5 Oktober 2026

Penjualan Mobil Bensin Dunia Tembus di Bawah 50 Persen
Penjualan mobil bensin global turun drastis hingga 10 persen pada semester pertama 2026, menandai pertama kalinya sejak era 1920-an pangsa kendaraan bensin di bawah setengah total penjualan kendaraan baru dunia.
5 Oktober 2026

Denza Resmi Berganti Nama Jadi Danza Setelah Kekalahan Hukum
BYD Motor Indonesia resmi mengganti nama merek Denza menjadi Danza setelah kalah dalam sengketa merek dagang di Mahkamah Agung, dengan putusan yang menguatkan kepemilikan merek kepada pihak lain.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pencegahan PMI Non-Prosedural Capai 6.555 Orang dalam Dua Tahun
Senin, 5 Oktober 2026, 23.24 WITA

KPK Periksa Kakak Ridwan Kamil Terkait Mobil Volvonya
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

AI Dorong Transformasi Distribusi Informasi Publik
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Polisi Prioritaskan Pemulihan Korban Penganiayaan ABK KM Maulana 23
Senin, 5 Oktober 2026, 23.23 WITA

Prabowo Sorakkan Gol Pertama Indonesia di Final ASEAN Cup
Senin, 5 Oktober 2026, 23.22 WITA

Dua Ekor Harimau Sumatra Lahir di Amerika, Jadi Langkah Bersejarah Konservasi
Senin, 5 Oktober 2026, 23.07 WITA

Podcast Indonesia Melesat Lewat Konten Lokal dan Format Video
Senin, 5 Oktober 2026, 23.05 WITA

Earphone Saat Petir: Bahaya Nyata atau Mitos?
Senin, 5 Oktober 2026, 23.05 WITA

