Hybrid Unggul, BEV dan PHEV Turun di September 2026
Penjualan mobil elektrifikasi di Indonesia September 2026 menunjukkan dominasi hybrid, sementara BEV dan PHEV mengalami penurunan distribusi dari pabrik ke dealer.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 09.07 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pada bulan September 2026, distribusi mobil elektrifikasi di Indonesia mencatat pergerakan yang tidak merata di antara tiga segmen utama. Hanya mobil hybrid yang mampu mencatat kenaikan penjualan, sementara mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV) mengalami penurunan distribusi dari pabrik ke dealer. Data yang dirilis berdasarkan penghitungan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan angka distribusi BEV sebesar 16.043 unit, lebih rendah dibandingkan Agustus yang mencapai 17.417 unit.
Di segmen PHEV, distribusi juga mengalami penurunan signifikan, turun dari 1.935 unit di Agustus menjadi 1.279 unit pada September. Kondisi ini menunjukkan perlambatan dalam penetrasi kendaraan plug-in hybrid di pasar domestik, meski masih menjadi bagian dari strategi elektrifikasi jangka menengah. Sebaliknya, mobil hybrid terus menunjukkan tren positif, dengan distribusi sebanyak 7.928 unit pada September, naik dari 7.667 unit di bulan sebelumnya.
Meskipun terjadi penurunan bulanan, akumulasi distribusi dari Januari hingga September 2026 mencatat pertumbuhan untuk seluruh segmen elektrifikasi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Mobil hybrid mencatat distribusi 65.968 unit, meningkat 41,9 persen dibandingkan 2025. Mobil PHEV tumbuh 209,5 persen menjadi 10.264 unit, sedangkan mobil BEV mencapai 117.218 unit, naik 113,7 persen dari tahun lalu.
Di sisi lain, kendaraan jenis Low Cost Green Car (LCGC) mengalami penurunan distribusi sebesar 11 persen selama sembilan bulan pertama 2026, berada di angka 83.997 unit, menandakan perlambatan dalam penetrasi model kendaraan ekonomis ramah lingkungan. Sementara itu, kendaraan konvensional, termasuk komersial, mengalami pertumbuhan 10,8 persen, mencapai 401.573 unit hingga September 2026.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Layanan Darurat Teknisi Datang ke Lokasi Motor Listrik Mogok
Konsumen motor listrik Indomobil eMotor kini bisa minta bantuan teknisi langsung ke lokasi saat kendaraan mogok, melalui layanan Emergency Road Assistant yang tersedia secara eksklusif.
13 Oktober 2026

BYD Tunda Peluncuran Atto 1 Gen 2 untuk Pasar Indonesia
BYD memastikan belum ada rencana membawa generasi kedua Atto 1 ke Indonesia, sementara model terbaru masih dikhususkan untuk pasar China.
13 Oktober 2026

BYD Atto 1 Puncaki Penjualan Mobil September 2026
Mobil listrik asal China, BYD Atto 1, menjadi model terlaris di Indonesia pada September 2026 dengan penjualan 4.840 unit, mengungguli berbagai model konvensional yang selama ini dominan.
13 Oktober 2026

Penjualan Motor Capai 5 Juta Unit di Tengah Fluktuasi Pasar
Penjualan sepeda motor Indonesia pada September 2026 mencatat kenaikan signifikan, menjadikan akumulasi sembilan bulan pertama tahun ini melampaui 5 juta unit.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ruben Onsu Laporkan Fitnah Lewat Media, Polisi Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.30 WITA

Operasi Gabungan Gerebek Sembilan Lokasi Narkoba di Sumut
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

DPR Minta Status Bencana Nasional Atas Karhutla
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

BGN Ajak Masyarakat Laporkan Dugaan Penipuan SPPG
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.29 WITA

China Kurangi Insentif Ekspor NEV Mulai 2027
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.28 WITA

Indonesia Fokus Raih Emas di Bulu Tangkis dan Atletik Asian Para Games 2026
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Penertiban Parkir Liar Ricuh, Gubernur Minta Proses Hukum
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

Ekspor Benih Lobster Dihentikan Selamanya untuk Dorong Budi Daya Lokal
Selasa, 13 Oktober 2026, 09.27 WITA

