Hyundai Siap Penuhi TKDN 60% untuk Mobil Listrik 2027
Hyundai menegaskan kesiapan memenuhi target TKDN 60% mobil listrik mulai 2027 melalui infrastruktur produksi baterai dan perakitan dalam negeri.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 23.06 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Hyundai Motors Indonesia (HMID) menegaskan tidak menghadapi kendala dalam memenuhi ambang batas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen untuk mobil listrik yang akan berlaku mulai 2027. Perusahaan menyatakan telah membangun ekosistem produksi yang terintegrasi secara menyeluruh di Tanah Air, termasuk fasilitas perakitan kendaraan listrik, jaringan penjualan, serta produksi komponen kunci seperti baterai.
Kehadiran pabrik sel baterai di Karawang dan pusat perakitan paket baterai di Cikarang menjadi fondasi utama dalam memastikan kemandirian pasokan komponen. Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, menekankan bahwa keberadaan rantai pasok yang lengkap memungkinkan perusahaan memenuhi target nasional tanpa harus mengandalkan impor komponen utama.
Investasi besar senilai sekitar 50 triliun rupiah atau setara 3 miliar dolar AS telah dialokasikan untuk membangun kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun. Dengan infrastruktur tersebut, Hyundai tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga siap mengekspor kendaraan listrik dan komponen baterai ke wilayah luar ASEAN, termasuk pasar di Timur Tengah dan Amerika Selatan.
Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 menetapkan skema kenaikan bertahap TKDN untuk mobil listrik: 40 persen pada periode 2022–2026, naik menjadi 60 persen pada 2027–2029, dan mencapai 80 persen mulai 2030. Hyundai menyatakan kesiapan penuh menghadapi kenaikan tersebut, dengan dukungan dari kemitraan produksi dan kapasitas pabrik yang telah terbangun secara strategis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hyundai Neira Siap Meluncur sebagai EV Keluarga 7-Seater
Hyundai menegaskan peluncuran Neira sebagai mobil listrik keluarga 7-seater akan segera terwujud dalam waktu dekat, menyusul antusiasme pasar terhadap kendaraan ramah lingkungan dengan kapasitas besar.
7 Oktober 2026

Suzuki e Sky Resmi Meluncur di Jepang dengan Harga Lebih Terjangkau
Mobil listrik kei Suzuki e Sky diluncurkan resmi di Jepang mulai November 2026 dengan harga terendah Rp239,5 juta, lebih murah dari BYD Racco setelah subsidi pemerintah.
7 Oktober 2026

Menteri dan Wamen Dapatkan Maung sebagai Mobil Dinas
Seluruh menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih akan menerima mobil dinas Pindad Maung secara bertahap, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan pengadaan sudah selesai dan pengiriman mulai dilakukan.
7 Oktober 2026

17 Kendaraan di Jakut Ditemukan Tak Lolos Uji Emisi
Sebanyak 17 kendaraan dari 43 yang diperiksa di Jalan Yos Sudarso dinyatakan tidak memenuhi standar emisi, langsung diberi teguran untuk perbaikan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Wali Kota Prancis Berdiri di Depan Demonstran Pelajar Saat Aparat Bentrok
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.24 WITA
Wali Kota Saint Denis Jadi Pelindung Demonstran Saat Kekerasan Aparat Meningkat
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.24 WITA

Rabi Haredi Israel: Pemerintahan Arab Lebih Baik untuk Wilayah Ini
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA

Orang Tua Diminta Tanggung Jawab atas Kerusakan Akibat Aksi Pelajar Prancis
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.23 WITA

Febrie Adriansyah Didakwa Terima Uang Rp12 Miliar dari Kasus Tol Layang MBZ
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Subsidi Pemerintah Tekan Biaya Haji 2027
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Pemerintah Siap Atur Upah dan Jaminan Sosial Pekerja Platform Digital
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

Andi Azwan Sebut Ray Rangkuti Provokator Isu Pemakzulan Gibran
Rabu, 7 Oktober 2026, 23.22 WITA

