Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ibu Dessy Indah Rachmat Berpulang, PIRA Sultra Kehilangan Panutan

Ketua Dewan Pembina PIRA Sultra, Dessy Indah Rachmat, meninggal dunia pada 3 Oktober 2026, meninggalkan duka mendalam dan jejak positif bagi perempuan di daerah tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Ibu Dessy Indah Rachmat Berpulang, PIRA Sultra Kehilangan Panutan📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Kepulangan Ibu Dessy Indah Rachmat pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026, pukul 09:00 WITA, menggugah duka mendalam di kalangan Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Sulawesi Tenggara. Sebagai Ketua Dewan Pembina, sosoknya dikenal sebagai teladan bagi seluruh anggota, bukan hanya sebagai pemimpin, melainkan sebagai figur ibu, sahabat, dan motivator yang tulus.

Fenni Anggarainy Natakusuma, salah satu anggota PIRA yang turut hadir dalam prosesi duka, menyampaikan kesaksiannya dengan suara terbata-bata. Ia menyebut Dessy sebagai sosok yang tak pernah membedakan siapa pun, selalu hadir dalam setiap kegiatan, dan mendukung anggota dari balik layar. “Innalillahi wainnailaihi rajiun… Saya bersaksi, Ibu Dessy adalah orang baik,” ujarnya, mata berkaca-kaca.

Dalam perjalanan organisasi, Dessy menjadi motor utama dalam menghadirkan program-program berkelanjutan, mulai dari senam zumba massal hingga pelatihan usaha mikro bagi perempuan. Ia selalu menekankan pentingnya solidaritas dan kekuatan kolektif. “Kami kompak karena Ibu Dessy. Kehilangan beliau adalah kehilangan yang tak tergantikan,” ungkap Fenni.

Tak peduli jabatannya sebagai istri Ketua DPW Gerindra Sultra dan Ketua KONI Sultra, Dessy tetap rendah hati. Ia tak pernah menunjukkan sikap elit, selalu tersenyum, merangkul siapa pun tanpa kecuali. Kehadirannya membawa semangat kebersamaan yang tak terlupakan.

Kini, PIRA Sultra berkomitmen melanjutkan perjuangan almarhumah dalam memperkuat peran perempuan di masyarakat. Pesan untuk terus berdaya dan berdiri teguh menjadi warisan abadi. “Kami akan menjaga semangat Ibu. Semoga husnul khatimah, ditempatkan di tempat terbaik, dan al-Fatihah untuk Ibu Dessy,” tutup Fenni dengan haru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya