Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

iCAR V23 Capai Seribu Pengiriman, Tantangan Jaringan Diler Belum Teratasi

Sebanyak 1.000 unit iCAR V23 telah diserahkan ke konsumen hingga akhir September 2026, meski jaringan diler masih belum mencapai target tahunan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
iCAR V23 Capai Seribu Pengiriman, Tantangan Jaringan Diler Belum Teratasi📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Hingga akhir bulan September 2026, total 1.000 unit mobil listrik iCAR V23 telah resmi diterima oleh pelanggan di seluruh Indonesia. Angka ini mencerminkan realisasi penyerahan kendaraan, bukan sekadar pesanan yang masuk. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi merek asal Chery Group yang baru memasuki pasar Indonesia pada tahun ini. Peluncuran model V23 dilakukan pada 5 Februari 2026 dalam ajang IIMS, dengan harga resmi ditetapkan mulai dari Rp389,9 juta pada bulan Mei.

Keunggulan produk terletak pada desain retro berbentuk kotak yang menonjolkan identitas khas, serta konsep plug-and-play yang memungkinkan personalisasi cepat tanpa modifikasi kompleks. Strategi ini sukses menarik perhatian segmen pasar tertentu yang mencari kendaraan unik dengan fleksibilitas tinggi. Menurut Regional Sales Manager iCAR Indonesia, Bayu Apriadi, capaian seribu unit bukan hanya angka, tetapi juga indikator tumbuhnya komunitas pengguna yang semakin solid.

Untuk mendukung kepercayaan konsumen, iCAR menawarkan paket layanan purnajual komprehensif, termasuk gratis servis hingga empat tahun atau 60.000 kilometer, garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 km, serta jaminan kendaraan selama enam tahun atau 160.000 km. Program ini menjadi salah satu faktor pendorong kepercayaan konsumen terhadap merek yang baru hadir di pasar.

Namun, tantangan operasional masih menghadang. Hingga September, jumlah diler iCAR baru mencapai 16 titik, jauh dari target awal 30 diler sepanjang tahun 2026. Dengan sisa waktu tiga bulan, perusahaan harus menambahkan 14 diler untuk memenuhi rencana. Keterlambatan ini berpotensi menghambat akses konsumen terhadap layanan purnajual dan pengiriman kendaraan, terutama di wilayah terpencil.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

TKDN Dorong Penguatan Industri Otomotif Lokal
Otomotif

TKDN Dorong Penguatan Industri Otomotif Lokal

Kebijakan TKDN terbukti mendorong peningkatan produksi lokal dan industrialisasi nasional, khususnya di sektor otomotif, termasuk mobilitas listrik dengan target 80 persen komponen dalam negeri pada 2030.

29 September 2026

Berita Lainnya