IHSG Anjlok 8% Saat Perdagangan Dihentikan Sementara
Indeks Harga Saham Gabungan turun 8,01% pada pembukaan perdagangan Jumat, menyebabkan trading halt setelah menyentuh level terendah.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 12.08 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 44x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam pada awal perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, langsung menyentuh level terendah dan memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt). Pada pembukaan sesi I, IHSG berada di posisi 5.393,92, turun 469,86 poin atau 8,01% dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.863,78. Volume perdagangan tercatat mencapai 53,6 juta lot dengan nilai transaksi sebesar Rp922,33 miliar.
Penurunan ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen eksternal yang memperberat tekanan pasar. Data inflasi harga produsen (PPI) AS yang melonjak 1,3% bulanan dan naik 6,3% tahunan menjadi kekhawatiran utama, menandai kenaikan tertinggi sejak Desember 2022. Kenaikan biaya transportasi hingga 3,8% dan tarif penerbangan 5% menunjukkan tekanan inflasi yang terus meluas, khususnya di sektor jasa.
Di tengah kondisi global yang memburuk, pasar Indonesia juga dihantui isu kebijakan domestik. MSCI membuka konsultasi untuk menurunkan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Alasannya meliputi kekhawatiran terhadap transparansi kepemilikan saham, dugaan perdagangan terkoordinasi, serta efektivitas penegakan regulasi. MSCI menegaskan belum melihat kemajuan signifikan, sehingga mempertahankan pembekuan peningkatan FIF dan penambahan saham ke indeks utama.
Diskusi antara Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam acara IMF-World Bank di Bangkok juga menjadi perhatian pasar. Sinyal kebijakan moneter AS yang lebih ketat berpotensi memperkuat dolar AS, menekan rupiah, dan mendorong arus modal keluar dari pasar negara berkembang seperti Indonesia. Di dalam negeri, isu reshuffle kabinet turut memengaruhi sentimen pasar, menambah ketidakpastian di tengah tekanan eksternal yang kian menguat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Harga emas batangan Antam turun Rp10 ribu menjadi Rp2,540 juta per gram pada perdagangan Jumat, 23 Oktober.
24 Oktober 2026

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Investor global mendesak MSCI menjelaskan alasan ancaman penurunan kasta pasar modal Indonesia, menekankan perlunya transparansi dan penindakan nyata terhadap manipulasi pasar.
24 Oktober 2026

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, termasuk pengganti sekretaris jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun.
24 Oktober 2026

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Pemerintah mempercepat program E50 sebagai langkah strategis mengurangi ketergantungan impor bensin dalam lima tahun ke depan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

