Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksi Melemah dengan Rentang Support Ketat

Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mengalami koreksi hari ini, dengan area support krusial di level 5.851 hingga 5.744.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 09.19 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
IHSG Diproyeksi Melemah dengan Rentang Support Ketat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami tekanan melemah pada perdagangan Kamis (15/10), menyusul sinyal teknikal yang menunjukkan potensi koreksi jangka pendek. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa posisi saat ini berada dalam gelombang v dari wave a pada wave (x), yang memperbesar risiko penurunan menuju kisaran 5.744 hingga 5.794. Namun, jika tekanan terkendali, rebound tetap mungkin terjadi dengan pengujian level 5.897–5.940 sebelum kembali ke area 5.989–6.014.

Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada antara support 5.887 dan 5.744, dengan resistance di posisi 6.216 hingga 6.296. Herditya menyarankan perhatian terhadap saham-saham tertentu seperti ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT sebagai pilihan strategis dalam kondisi volatilitas tinggi. Ia menekankan pentingnya pengelolaan risiko dalam situasi pasar yang belum menunjukkan kepastian arah dominan.

Di sisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, memandang pergerakan IHSG akan berada dalam fase konsolidasi dengan pergerakan variatif. Menurutnya, penurunan terbatas asalkan indeks tetap bertahan di atas support krusial di level 5.851. Indikator Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif meski volume perdagangan menurun, menandakan potensi pemulihan dalam jangka pendek.

Nafan memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support 5.851 dan 5.647, serta resistance 6.016 hingga 6.180. Ia merekomendasikan emiten BBTN, ELSA, dan WIFI sebagai pilihan investasi yang layak dipantau. Penutupan perdagangan Rabu (14/10) mencatat IHSG berada di level 5.943, naik 0,29 persen atau 17,04 poin dari hari sebelumnya. Transaksi mencapai Rp11,04 triliun dengan volume perdagangan 31,23 miliar saham.

Dari total saham yang diperdagangkan, 280 menguat, 321 terkoreksi, dan 194 stagnan. Pemantauan terhadap dinamika pasar, terutama level support dan indikator teknikal, menjadi kunci dalam menentukan strategi perdagangan hari ini. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pemegang saham.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya