IHSG Diproyeksi Melemah dengan Rentang Support Ketat
Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mengalami koreksi hari ini, dengan area support krusial di level 5.851 hingga 5.744.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 09.19 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami tekanan melemah pada perdagangan Kamis (15/10), menyusul sinyal teknikal yang menunjukkan potensi koreksi jangka pendek. Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyatakan bahwa posisi saat ini berada dalam gelombang v dari wave a pada wave (x), yang memperbesar risiko penurunan menuju kisaran 5.744 hingga 5.794. Namun, jika tekanan terkendali, rebound tetap mungkin terjadi dengan pengujian level 5.897–5.940 sebelum kembali ke area 5.989–6.014.
Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada antara support 5.887 dan 5.744, dengan resistance di posisi 6.216 hingga 6.296. Herditya menyarankan perhatian terhadap saham-saham tertentu seperti ADMR, BRMS, ENRG, dan ISAT sebagai pilihan strategis dalam kondisi volatilitas tinggi. Ia menekankan pentingnya pengelolaan risiko dalam situasi pasar yang belum menunjukkan kepastian arah dominan.
Di sisi lain, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, memandang pergerakan IHSG akan berada dalam fase konsolidasi dengan pergerakan variatif. Menurutnya, penurunan terbatas asalkan indeks tetap bertahan di atas support krusial di level 5.851. Indikator Stochastic K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif meski volume perdagangan menurun, menandakan potensi pemulihan dalam jangka pendek.
Nafan memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang support 5.851 dan 5.647, serta resistance 6.016 hingga 6.180. Ia merekomendasikan emiten BBTN, ELSA, dan WIFI sebagai pilihan investasi yang layak dipantau. Penutupan perdagangan Rabu (14/10) mencatat IHSG berada di level 5.943, naik 0,29 persen atau 17,04 poin dari hari sebelumnya. Transaksi mencapai Rp11,04 triliun dengan volume perdagangan 31,23 miliar saham.
Dari total saham yang diperdagangkan, 280 menguat, 321 terkoreksi, dan 194 stagnan. Pemantauan terhadap dinamika pasar, terutama level support dan indikator teknikal, menjadi kunci dalam menentukan strategi perdagangan hari ini. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pemegang saham.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

