Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Melemah 2,59% Akibat Tekanan Global dan Kekhawatiran Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan turun 157,61 poin atau 2,59% ke level 6.936,15 dipicu ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, serta tekanan terhadap Rupiah dan aksi jual asing.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
IHSG Melemah 2,59% Akibat Tekanan Global dan Kekhawatiran Pasar📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada akhir perdagangan Senin, menutup sesi di level 6.936,15, melemah sebesar 157,61 poin atau 2,59 persen. Penurunan ini didorong oleh meningkatnya volatilitas pasar akibat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik di tingkat global, termasuk kenaikan harga minyak Brent yang tetap berada di atas 100 dolar AS per barel. Kondisi tersebut memperkuat sentimen negatif di kalangan pelaku pasar domestik dan asing.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa kekhawatiran terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed, pergerakan yield obligasi AS, serta isu terkait peringkat MSCI turut memperburuk suasana pasar. Di sisi lain, serangan yang dilakukan kelompok Houthi terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi dan bandara utama di Riyadh menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang berdampak pada harga komoditas dan sentimen pasar.

Dalam negeri, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah yang melemah 0,08 persen ke posisi Rp17.899 per dolar AS menjadi faktor penguat penurunan IHSG. Meski dibuka menguat, indeks langsung bergerak ke zona merah dan bertahan di area negatif hingga penutupan sesi kedua. Semua sektor dalam indeks sektoral IDX-IC mengalami penurunan, dengan sektor energi menjadi yang paling terdampak turun 5,88 persen, disusul industri dan infrastruktur masing-masing turun 5,20% dan 4,72%.

Dari sisi transaksi, volume perdagangan mencapai 57,73 miliar lembar saham senilai Rp13,57 triliun dalam 1,85 juta kali transaksi. Sebanyak 632 saham mengalami pelemahan, 118 saham naik, dan 213 saham stagnan. Di antara saham yang menguat, BIKE, TFCO, ZONE, IFSH, dan MINE menjadi penguat terbesar. Sementara itu, CCSI, MBSS, MAPB, PTRO, dan CUAN menjadi yang paling jatuh. Di pasar regional, Hang Seng dan Shanghai menguat, sementara Kospu melemah tajam 3,65%.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya